SATELITNEWS.ID, KARANG TENGAH—Walikota Tangerang Arief R Wismansyah, Rabu (12/08) meninjau progres pemasangan fasilitas internet gratis untuk sarana Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Kantor Kelurahan Parung Jaya, Kecamatan Karang Tengah. Arief, mengungkapkan, fasilitas internet gratis di gedung milik pemerintah (kantor kecamatan dan kelurahan) menjadi satu solusi bagi para siswa dalam pembelajaran jarak jauh.
“Bagaimana dek sekolahnya masih PJJ yah, ada kesulitan nggak?” tanya Arief kepada siswa yang berada di sekitar Kelurahan Parung Jaya. “Nanti kalau butuh wifi untuk internet dateng aja ke kantor kelurahan kan deket gratis lagi, jadi nggak usah minta lagi sama orang tua buat beli kuota internet,” tambahnya.
Arief menambahkan, gedung pemerintah bisa dipergunakan bagi keluarga yang memiliki kendala untuk membeli kuota internet bagi putra – putrinya sebagai akses pembelajaran jarak jauh. “Pemkot Tangerang sedang lakukan pemasangan internet gratis di tiap RW. Targetnya bulan September ini bisa digunakan,” terang Arief.
Selain itu, dia juga mengimbau agar para siswa yang menggunakan gedung pemerintah sebagai sarana pembelajaran jarak jauh tetap menggunakan protokol kesehatan. “Tapi tetap lakukan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan,” pungkasnya. Pemerintah Kota Tangerang sendiri belum memberlakukan pembelajaran tatap muka mulai dari PAUD hingga SMP Di khawatirkan masih rentan penularan Covid 19.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Mulyani mengatakan, untuk mengatasi permasalahan tersebut pihaknya akan memberikan internet gratis di setiap RW. Saat ini, sebanyak 700 RW telah terverifikasi untuk mendapatkan fasilitas jaringan internet nirkabel tersebut. “Sekarang masih proses pendataan tapi yang sudah diverifikasi sekitar 700 RW lebih,” ujarnya.
Fasilitas internet gratis itu akan dipasang di ruang-ruang publik yang ada di setiap RW. Seperti masjid, musala hingga balai warga. Pelajar yang datang, kata Mulyani, juga harus mematuhi protokol kesehatan. “Sehingga warga yang tidak mampu dapat belajar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” katanya.
Baca Juga: Gedong Tinggi Ciledug Dibongkar, Pemkot Tangerang Kaji Sisa Bangunan untuk Rekonstruksi
Kecepatan akses internet gratis yang digunakan sebesar 50 megabyte per detik. Pemkot Tangerang menganggarkan sekitar Rp 500 ribu untuk setiap titik RW setiap bulannya. Namun, untuk provider internet yang digunakan masih belum ditentukan. “Kalau provider nanti kita pilih sesuai prosedur pengadaan. Nanti kita sesuaikan paket-paket yang ada. Ya kita upayakan yang di e-katalog saja,” terangnya. (made)
























