SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Sebanyak 43 karyawan pabrik di Kota Tangerang dinyatakan positif Covid-19. Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meminta Dinas Ketenagakerjaan melakukan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan.
“Saya ingatkan kepada pegawai untuk terus jaga diri sesama. Kota Tangerang saat ini banyak terjadi peningkatan jumlah paparan covid, juga klaster baru pabrik 43 orang positif Covid-19,” ujar Arief R Wismansyah, Senin, (24/8).
Wali Kota 2 periode ini mengungkapkan kalau pabrik di Kota Tangerang telah lalai dalam penerapan protokol kesehatan. Sehingga imbasnya, banyak karyawan pabrik yang terpapar Covid-19.
“Kemarin saya cek pabrik, mereka laksanakan protokol. Tapi ternyata ada cuci tangannya salah. Asal basah dan asal pake sabun,” ungkapnya.
Oleh karenanya, Arief menginstruksikan kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang untuk segera melakukan monitoring.
“Kepada Disnaker untuk hari ini sweeping kembali ke perusahaan pasti kan mereka menerapkan protokol. Dilihat alurnya,” tegasnya.
Baca Juga: Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangerang Terapkan PJJ Mulai Hari Ini
Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnaker Kota Tangerang, Asep Rahmat mengaku pihaknya rutin melaksanakan monitoring. Kegiatan ini telah berjalan sejak satu bulan lalu dan masih dilakukan hingga saat ini.
“Dari awal bulan kemarin juga sudah, cuma kan karena saking banyaknya perusahaan mungkin hari ini baru mau mulai lagi,” ujarnya.
Menurut Asep, sejauh ini pabrik yang ada di Kota Tangerang telah melaksanakan protokol kesehatan. Mulai dari physical distancing, cuci tangan, meletakkan poster atau pengumuman yang berkaitan dengan protokol kesehatan.
“Sampat saat ini semua sudah melaksanakan protokol kesehatan belum ada yang melanggar,” pungkasnya.
Hingga kemarin (23/8), zona merah Covid-19 di tingkat Rukun Warga (RW) Kota Tangerang meningkat tiga kali lipat dalam dua minggu terakhir. Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah mengatakan saat ini ada 23 RW yang ditetapkan sebagai zona merah.
“Sekarang RW yang positif 23 zona merah,” ujar dia.
Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya
Padahal, sebelumnya hanya 7 RW yang masuk zona merah Covid-19. Tidak hanya zona merah yang mengalami peningkatan. Angka positif Covid-19 di Kota Tangerang juga mengalami peningkatan.
“Positifity rate 71,2 persen, naik,” kata Arief.
Sementara itu, di seluruh Indonesia kasus baru Covid-19 bertambah 1.877 orang. Kini, hingga Senin (24/8), sudah 155.412 orang dinyatakan terinfeksi Covid-19.
DKI Jakarta masih menjadi provinsi penyumbang kasus harian paling banyak. Beberapa hari terakhir berturut-turut kasus baru di DKI Jakarta bertambah lebih dari 600 orang. Kemarin DKI Jakarta menyumbang 633 kasus baru.
Kasus harian terbanyak kedua terjadi di Provinsi Jawa Timur 320 kasus. Jawa Tengah 152 kasus. Jawa Barat 137 kasus. Dan Papua 83 kasus.
Dalam laman Covid19.go.id, Senin (24/8), angka pasien sembuh bertambah signifikan secara nasional yakni 3.560 orang dalam sehari. Pasien sembuh terbanyak terdapat di provinsi DKI Jakarta.
Setidaknya, sebanyak 1.896 orang di Jakarta sembuh dari Covid-19. Sehingga total pasien sembuh kini sudah mencapai 111.060 orang sembuh dari Covid-19.
Sedangkan, angka kematian bertambah 79 jiwa. Pasien meninggal paling banyak terjadi di provinsi Jawa Timur yakni 23 jiwa. Totalnya, sudah 6.759 orang meninggal karena Covid-19.
Hingga saat ini, sudah 485 kabupaten kota terdampak. Sebanyak 13 provinsi mencatat angka kasus di bawah 10. Dan hanya 4 provinsi dengan nol kasus. (irfan/mg5/mg6/jpg/gatot)
























