SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Sebanyak 369 pelaku usaha di Pandeglang mendapat Bantuan Presiden (Banpres) Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp 2,4 juta. Bantuan ini diperuntukan bagi seluruh UMKM, yang terdampak dimasa pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Koperasi (Dinkop) Kabupaten Pandeglang, Dadan Tafif Danial mengatakan, UMKM yang sudah diajukan oleh Dinkop dan UMKM ke Kementerian Koperasi Republik Indonesia, kurang lebih sebanyak 49.191 pelaku usaha.
“Ini kita ajukan 11 tahap. Tahap pertama, sebanyak 800 UMKM dan yang sudah terverifikasi oleh Kementerian Koperasi sebanyak 574 pelaku usaha. Bahkan sudah ada 369 pelaku usaha yang mendapatkan,” kata Dadan, Kamis (24/9).
Sebanyak 369 pelaku usaha yang mendapatkan itu lanjutnya, secara simbolis sudah diberikan langsung oleh Bupati Kabupaten Pandeglang, Rabu (23/9). “Kami sudah salurkan, secara simbolisnya bersama Ibu Bupati Pandeglang (Irna). Masing-masing pelaku usaha, mendapat bantuannya sebesar Rp2,4 juta,” tambahnya.
Menurutnya, Banpres yang sudah turun itu bagi pelaku usaha, yang dibawah binaan salah satu Bank di Indonesia. “Saya harap, para UMKM bisa bersabar. Mudah – mudahan, semua terealisasi sesuai apa yang kita harapkan,” harapnya.
Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan, tak sedikit UMKM di Kabupaten Pandeglang yang terdampak Covid-19. Maka dari itulah, Pemerintah telah memberikan perhatiannya melalui Banpres. “Bantuan itu dapat dimanfaatkan, untuk pengembangan usaha agar bisa lebih maju. Semoga ini bisa mendorong pengembangan usaha, ditengah pandemi Covid-19,” ungkap Irna.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
Ia juga mengaku, sangat berterima kasih kepada Presiden Indonesia melalui Kementerian Koperasi yang telah mengeluarkan kebijakan untuk para UMKM khususnya Kabupaten Pndeglang. “Dari mulai BST, hingga bantuan untuk UMKM semua dapat dirasakan oleh masyarakat kami. Kami harap, yang sudah diajukan dapat segera terealisasi sepenuhnya,” harapnya. (nipal/mardiana)
























