SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Dari total 904.782 orang yang masuk Data Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang 9 Desember 2020 mendatang, ternyata didominasi oleh kaum pria ketimbang kaum perempuan.
DPT yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang pada Rapat Pleno Penetapan DPT Jumat (16/10) lalu itu, tercatat dari jumlah 904.782 orang DPT, terdiri dari sebanyak 465.051 orang laki-laki dan perempuan ada sebanyak 439.731 orang.
Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, sesuai aturan yang berlaku, pihaknya sudah merampungkan atau menetapkan DPT pada Pilkada 2020 ini. Adapun jumlah DPT yang ditetapkan kata dia, ada sebanyak 904.782. Dengan rincian data pemilih laki-laki sebanyak 465.051 dan data pemilih perempuan sebanyak 439.731 orang.
“DPT yang sudah ditetapkan KPU Pandeglang dalam Pleno penetapan DPT yang dilakukan selama 24 jam ada sebanyak 904.782 orang,” kata Sujai, Minggu (18/10).
Sujai menjelaskan, ditetapkannya jumlah DPT sebanyak itu hasil dari rekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan. Menurutnya, jumlah DPT yang telah ditetapkan tersebut, tersebar di 35 kecamatan, 339 desa dan 2243 Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Jumlah DPT yang telah ditetapkan itu, ada kenaikan dari Daftar Pemilih Sentara (DPS). Yang tadinya sebanyak 898.189 orang, sekarang menjadi sebanyak 904.782 orang,” ungkapnya.
Lebih detail Sujai menjelaskan, bahwa proses sinkronisasi menuju DPT yang telah ditetapkan itu dilakukan secara berjenjang. Mekanismenya kata dia, dari DPS ditambah baru dan dikurangi pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
“Selain itu, kami juga telah melakukan uji publik DPS yang disebar di tiap desa dan ditempel di tempat-tempat yang bisa dijangkau oleh masyarakat,” tandasnya.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggara pada KPU Pandeglang, Ahmadi menambahkan, sesuai PKPU Nomor 5 tahun 2020 perubahan ketiga atas PKPU nomor 15 tahun 2019, tentang tahapan pemilu dan jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati/Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020. Menurutnya, tahapan selanjutnya adalah penyampaian DPT ke PPS, yang akan dimulai pada tanggal 17 hingga 26 Oktober nanti.
Selanjutnya kata Ahmadi, pada tanggal 28 Oktober hingga 6 Desember 2020 nanti, dilakukan pengumuman DPT oleh PPS. Pihaknya juga mengaku, semaksimal mungkin DPT tersebut bisa akurat.
“Memang data pemilih ini fluktuatif. Jika nanti ada warga yang belum masuk DPT, tapi memiliki administrasi kependudukan berupa e-KTP, maka bisa datang ke TPS. Tapi kami pastikan DPT ini bisa akurat,” pungkasnya. (nipal/aditya)