SATELITNEWS.ID, SERANG–Dua anggota Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Serang, terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu diketahui, berdasarkan hasil swab atas permintaan institusi penegak Perda tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Serang, drg. Agus Sukmayadi mengatakan, swab terhadap anggota Dinas Satpol PP tersebut dilakukan pada sepuluh hari yang lalu. Mereka meminta dilakukan swab, lantaran banyak keluar untuk melakukan penegakan disiplin dan berhubungan langsung dengan masyarakat.
“Jadi kita antisipasi penularan Covid-19 di lingkungan institusi Satpol PP, berdasarkan hasil Swab ada dua orang yang positif,” kata Agus, Kamis (22/10).
Katanya, kini keduanya telah di isolasi, dan keduanya merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG). Kemudian untuk ruangan di OPD tersebut, juga disterilkan selama satu hari. “Bagi keluarga yang terkena, akan di tracing. Kebetulan itu warga Kota Serang, maka akan dilakukan oleh Kota Serang. Tapi untuk kantor akan tetap buka, cukup satu hari dilakukan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.
Disinggung mengenai para pegawai di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya telah di swab, yakni Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), dikatakannya dari hasil swab di kedua OPD tersebut, tidak ada yang positif.
“Tapi permintaan dari OPD untuk swab, ada terus. Sampai saat ini, sudah dilakukan swab di sekitar 7 OPD,” tandasnya.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
Sementara, Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Serang, Muhamad Iskandar mengaku, belum mengetahui informasi ada anggotanya yang terkonfirmasi positif. “Dari Pol PP, sesungguhnya meminta info atau pernyataan dari Dinkes, kita sendiri belum tahu. Kemarin kan sudah bersurat, kami meminta di Swab, Jumat lalu. Cuma hasilnya, dengar-dengar ada dua orang (anggota yang positif Covid-19,red),” ujar Iskandar.
Ia juga menuturkan, berdasarkan informasi yang diterimanya satu dari dua orang yang dikabarkan positif Covid-19 tersebut, sudah di rawat di ruangan Mina Rumah Sakit Drajat Prawiranegara. (RSDP). “Memang saya bel (telpon,red), betul yang bersangkutan satu orang sedang diisolasi di ruang Mina,” pungkasnya.
Meskipun dikabarkan ada yang positif menurutnya, pihaknya masih terus melakukan kegiatan kedinasan. “Tadi juga di Kecamatan Tanara, kita melakukan operasi penggunaan masker, setiap hari rutin. Kemarin di Baros dan Gunungsari, cuma memang orang yang pernah dekat dengan korban kita diamkan dulu di rumah, kantor juga sudah disemprot cairan disinfektan,” tuturnya.
Ditambahkannya, masyarakat dan seluruh anggota Satpol PP tetap waspada dan tidak panik dengan Covid-19. Pada prinsipnya ujarnya lagi, harus bersama – sama mendisiplinkan penerapan 3M (Mencuci tangan, Memakai masker dan Menjaga jarak). “Jaga pola makan dan tetap jaga kesehatan,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























