SATELITNEWS.ID, SERANG–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang berencana menjalin kerjasama dengan Hotel Marbella, Anyer, sebagai ruang isolasi bagi pasien Covid-19. Hal itu dikarenakan, gedung Korpri yang sebelumnya ditunjuk sebagai ruang isolasi, setelah ditinjau oleh tim satgas protokol kesehatan, dinilai tidak memenuhi syarat.
Pjs Bupati Serang Ade Ariyanto menyatakan, sebelumnya memilih gedung Korpri sebagai ruang isolasi. Tapi ternyata, setelah ditinjau oleh tim satgas protokol kesehatan, tidak memenuhi syarat. “Karena yang namanya isolasi, nggak boleh interaksi, tidak boleh keluar,” kata Ade, Kamis (12/11).
Oleh karena itu, ia pun langsung membangun kerjasama dengan pihak hotel Marbella terkait penyediaan ruang isolasi ini. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan dan diharapkan dalam waktu satu atau dua minggu dapat segera di launching.
“Tapi tidak begitu banyak, hanya sekitar kurang lebih 50 dulu yah, sampai akhir tahun, kebetulan kan marbellah punya tower yang paling ujung tidak dipakai, dan itu secara lokasi agak jauh yang biasa dipakai tower A dan B, bahkan pintu masuknya pun tidak lewat gerbang utama, kita ada pintu masuk khusus, istilahnya tower paling ujung tower D,” terangnya.
Ia memastikan, keberadaan ruang isolasi ini tidak akan menimbulkan ke khawatiran bagi pengunjung lain. Sebab pasien tidak boleh keluar kamar, dan dilayani oleh petugas medis. “InsyaAllah dari segi apapun untuk menular jauh yah, karena memang pasien tidak boleh keluar, kita tetap optimis (ruang isolasi) disana), kita pun memberikan (kepada masyarakat) bahwa ini untuk kebersamaan kita, nanti secara medis teman teman medis akan menjelaskan,” tuturnya.
Ditambahkannya, saat ini tren penyebaran kasus Covid-19 semakin menurun. Menurutnya hal ini merupakan hasil kerja Tim Satgas. “Mudah – mudahan target kita di Kuning dan Hijau, tapi mudah – mudahan akhir tahun ini (Covid-19) selesai, gak berkembang, kalau berkembang kewalahan lagi, habis sama covid anggarannya,” harapnya.
Baca Juga: Tahun 2027, Pemkab Serang Gelar Pilkades Serentak di 191 Desa
Sementara, Public Relations Manager Marbella Hotel Convention dan SPA Anyer, Yohanes mengatakan, apabila pemerintah memberi wacana penunjukan Hotel Marbella sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid-19, pihaknya akan mempelajari teknis lebih lanjut dalam membantu program pemerintah.
“Baru wacana ada permintaan, tapi belum dipastikan,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
























