SATELITNEWS.ID, SERANG–Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang Agus Sukmayadi menyebut, dalam beberapa hari ke belakang temuan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Serang melambat. Hal itu diduga, karena pengaruh meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Melambat, bukan berarti pelacakan kita ikut melambat, tetap masif,” kata Agus, Senin (7/12).
Menurut Agus, mulai melambatnya kasus terkonfirmasi positif Covid-19 itu, pengaruh dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). Terutama setelah Satgas (Satuan Tugas) melakukan beberapa upaya dengan turun langsung ke tempat umum, membagikan masker.
“Kesadaran masyarakat mulai meningkat,” tandasnya.
Namun kata Agus, agar kasus Covid-19 di Kabupaten Serang terus menurun pihaknya mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan prokes Covid-19, terutama saat melakukan pencoblosan pada Pilkada yang akan digelar 9 Desember nanti.
“Masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Satgas Covid-19 juga nanti akan turun, melakukan pemantaun,” tuturnya.
Baca Juga: RSDP Dan Dinkes Kabupaten Serang Bantu Pasien Yang Tak Miliki Biaya
Sementara, Humas RSDP Serang, Khoirul Anam mengatakan, terhitung sejak pertengahan pekan kemarin ada penurunan jumlah pasien Covid-29 yang dirawat di RSDP Serang. “Yang dirawat saat ini, ada 36 orang dari sebelumnya sekitar 42 sampai 43 orang,” ujar Anam.
Anam menambahkan, secara rinci dari 36 yang masih dirawat tersebut 17 orang diantaranya merupakan pasien positif Covid-19 dan suspect 19 orang. “Sebagian besar yang dirawat, Alhamdulillah sembuh. Yang meninggal, itu yang punya penyakit bawaan. Kalau orangnya sehat sih sembuh. Yang dirawat saat ini, banyaknya dari Kota Serang,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
