SATELITNEWS.ID, SERANG–Sebanyak 686 hektar lahan sawah di Kabupaten Serang, terendam banjir. Banjir tersebut disebabkan, meluapnya Sungai Ciujung akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir ini.
Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Serang, Zaldi Duhana mengatakan, secara rinci tanaman padi yang terendam banjir tersebar di 12 Kecamatan meliputi Kecamatan Tunjung Teja 430 hektar, Kramatwatu 45 hektar, Pontang 11 hektar.
Kemudian Kecamatan Pamarayan 130 hektar, Cikeusal 25 hektar, Tirtayasa 15 hektar, Padarincang 5 hektar, Kopo 10 hektar, dan Kragilan 15 hektar. Namun dari jumlah tersebut, belum ada yang terdata puso. Menurutnya, padi terancam puso jika yang terendam mencapai satu atau dua minggu. Namun ia mengaku, akan memberikan benih gratis sebagai gantinya kepada petani jika memang nanti ada yang terkena puso.
“Kita akan beri benih gratis, atau kalau yang ikut asuransi usaha padi akan ada ganti rugi Rp 6 juta per hektar,” kata Zaldi, Rabu (9/12).
Katanya, sawah terdampak banjir tersebut hanya terjadi di wilayah yang sudah langganan banjir saja. Secara umum, daerah yang terdampak parah adalah yang berada di jalur Sungai Ciujung. Sebab selama beberapa hari terakhir, debit air Ciujung naik.
“Kalau diamati ini tinggi muka air turun. Tapi kalau hujan lagi malam ini, dan di hulu sama (hujan), mungkin akan naik lagi. Kalau hanya limpahan, sehari dua hari surut lagi. Tinggi air Sungai Ciujung nggak tahan lama, saya lihat tadi sudah turun lagi nggak seperti hari Senin sampai jembatan,” tambahnya.
Baca Juga: Percontohan Pertanian Modern, 100 Hektare Sawah di Banten Tanam Padi Lebih Rapat
Terkait daya tahan padi dalam menghadapi banjir, ia menjelaskan, jika padi umur dibawah satu bulan jika tergenang seminggu pasti mati. “Kalau umur 2 bulan atau 90 hari, lebih tahan. Cuma dengan ada arus air beberapa varietas seperti Ciherang, gampang rebah. Kalau sudah rebah, ada risiko busuk dan dipanen susah. Biasanya petani kita walau masih kurang umurnya, sudah dipanen untuk menyelamatkan,” imbuhnya. (sidik/mardiana)
