SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Walau beberapa wilayah sempat dilanda bencana banjir jelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pandeglang kompak mengklaim, penyelenggaraan Pilkada serentak 2020 berjalan normal. Serta belum ditemukan laporan yang mengarah terjadinya Pemilihan Suara Ulang (PSU) di Pilkada Kabupaten Pandeglang.
Ketua Bawaslu Pandeglang, Ade Mulyadi menyatakan, walau kondisinya banjir tidak ada pemilu susulan, karena di semua wilayah banjir masih bisa dilaksanakan pencoblosan Bupati dan Wabup Pandeglang.
“Tidak ada pemilu susulan karena semua TPS bisa melaksanakan Pilkada serentak,” kata Ade saat dihubungi via WhatsAap (WA), Kamis (10/12).
Bahkan saat dipertegas bakal ada pontesi PSU atau tidak dari hasil pengawasan yang dilakukan Bawaslu dan jajarannya di 35 kecamatan, kata Ade sejauh ini belum ada laporan yang sampai mengarah untuk dilakukannya PSU. “Sejauh ini belum ada laporan yang berpotensi kearah PSU,” ujarnya singkat.
Ade mengungkapkan, adapun temuan hanya dari sisi administrasi kepemiluan saja. Menurutnya, temuan itu berupa adanya surat suara Kabupaten Serang masuk ke Pandeglang. Namun hal itu tidak masalah karena tidak dipergunakan.
“Jumlah surat suara Kabupaten Serang itu ada 11 surat suara di wilayan TPS (Tempat Pemungutan Suara) Kecamatan Madalawangi. Itu hanya di salah satu TPS Kecamatan Mandalawangi saja, di yang lainnya tidak ada, karena belum ada laporan,” jelasnya.
Baca Juga: Mantapkan Persiapan Pemilu Mendatang, KPU Pandeglang Gelar Rakor Kajian Teknis
Ade menambahkan, temuan itu sudah menjadi catatan bahwa KPU yang kurang teliti dalam hal penyortiran surat suara, sehingga ada surat suara Kabupaten Serang masuk ke Kabupaten Pandeglang.
“Semestinya petugas KPPS sebelum tanda tangan teliti, dan disitukan ada keterangannya Kabupaten Serang. Itu saja dugaannya kurang ketelitian dari pihak KPU,” pungkasnya.
Dia menyimpulkan, selama proses pencoblosan Bupati dan Wabup Pandeglang tidak ada kendala yang berarti dan dinilainya berjalan normal.
“Alhamdulillah berjalan normal dan tidak banyak catatan. Hanya mungkin dari sisi partisipasi pemilih saja tidak sesuai dengan harapan kita yang menginginkan diangka 70 persen. Dilihat sementara belum sesuai harapan,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggara pada KPU Pandeglang, Ahmadi mengklaim, walau ada beberapa wilayah yang mengalami becana alam banjir, proses pemilihan Bupati dan Wabup Pandeglang tetap berjalan lancar.
“Alhamdulillah, atas kerjasama yang baik dari semua pihak proses pencoblosan berjalan baik dan normal,” katanya.
Baca Juga: SiLPA Hibah KPU Pandeglang Rp4,4 M, Pemkab Minta Segera Dikembalikan
Sesuai surat edaran KPU jelas Ahmadi, ada sebanyak 98 TPS di 39 desa terdiri 9 Kecamatan wilayah banjir, tengah dilakukan pergeseran TPS. “Paling banyak yang dilakukan pergeseran itu di wilayah Sukaresmi dan Panimbang. Itu juga digesernya tidak jauh dari TPS semula. Semuanya berjalan baik,” tandasnya. (nipal/aditya)
























