SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG–Beberapa hari terakhir kelangkaan elpiji 3 Kg terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak. Mendengar kabar tersebut, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, angkat bicara. Wakil rakyat ini pun berjanji akan segera memanggil pihak – pihak terkait yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), agen, pangkalan dan Hiswana Migas untuk mempertanyakan kondisi tersebut.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Lebak, Rully Sugiharto Wibowo mengatakan, kelangkaan serta adanya kenaikan harga di Elpiji 3 Kg yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu harus segera diselesaikan.
“Iya terkait kelangkaan epiji 3 Kg, kami akan panggil semua pihak yang terkait. Sebelumnya kami telah melakukan sidak untuk mengroscek keluhan masyarakat. Insya Allah hari Rabu besok (hari ini) kita rapat dengar pendapat,” kata Rully saat dihubungi melalui telepon selulernya, kemarin.
Perihal RDP nanti, DPRD akan meminta penjelasan mengenai penyebab sulitnya masyarakat mendapat “elpiji melon” dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi, kelangkaan elpiji bukan kali ini saja terjadi.
“Kita cari tahu apa sih penyebabnya, apakah karena kekurangan kuota atau karena apa? Nanti kita cari solusinya kalau akar permasalahannya sudah dapat. Saya minta semua yang kami undang biar jelas di mana masalahnya,” tegas politisi Partai Golkar ini.
Sebelumnya, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Lebak Agus Reza menyebut, ada sejumlah faktor yang menyebabkan kelangkaan elpiji 3 Kg. “Ada beberapa faktor terjadi kelangkaan, karena tidak ada penambahan kuota pada bulan November dan terjadi peningkatan pemakaian yang tinggi,” jelas Reza.
Baca Juga: Massa Desak Juwita Mundur dari Ketua DPRD Lebak
Disperindag Lebak telah mengirim surat teguran kepada Hiswana Migas Koordinator Wilayah Lebak. “Kami minta prioritaskan kepada masyarakat/konsumen dulu sesuai HET, dan meminta agar tidak dijual ke pengecer. Secara teknis, mereka yang akan mengimbau kepada agen dan pangkalan, jika tidak mengindahkan tentu ada sanksinya,” terangnya.(mulyana/made)
























