Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Lahan Belum Dibayar, Warga Blokir Akses Proyek Tol Serang-Panimbang

Oleh Deddy Maqsudi
Minggu, 16 Feb 2020 18:26 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Serang
Lahan Belum Dibayar, Warga Blokir Akses Proyek Tol Serang-Panimbang

BLOKIR AKSES: Sejumlah warga Desa Bojong Catang Kecamatan Tunjungteja Kabupaten Serang selaku pemilik lahan memblokir akses tol Serang-Panimbang, Jumat (14/2). (SIDIK/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, SERANG—Sebanyak 21 orang warga Kampung Gunung Mulih Desa Bojong Catang Kecamatan Tunjungteja Kabupaten Serang memblokir akses masuk proyek pembangunan tol Serang-Panimbang, Jumat (14/2). Pemblokiran dilakukan karena lahan seluas 3 hektar milik mereka yang terlintasi proyek tol masih belum dibayar.

Salah seorang pemilik lahan, Ahmad Komara mengatakan, pada awalnya tanah miliknya hanya dihargai Rp 75 ribu per meter. Namun harga itu ditolak masyarakat yang membawa persoalan tersebut ke pengadilan. Majelis hakim Pengadilan Serang kemudian memutuskan harga tanah warga sebesar Rp 250 ribu per meter.

“Tapi sampai saat ini belum ada titik terang dari pengadilan karena mereka (pihak tol) banding. Kami menerima harga 250 ribu dan sekarang menunggu pembayaran,” ujarnya.

Ahmad menegaskan, lantaran tanah masih dalam proses hukum di pengadilan serta belum ada putusan inkrah, maka wrga menutup akses proyek di lahan tersebut. Ia mengaku akan tetap bertahan dengan keputusan yang telah mereka ambil.

“Karena ini hak kami untuk dipertahankan. Kalau sudah dibayar dan administrasi beres silakan kami tidak ada niatan apapun, bukan kami menghalangi proyek ini atau tidak mendukung. Kami sangat mendukung tapi dengan catatan hak kami jangan dirugikan,” ujarnya.

Ia mengatakan, lahan yang masih bermasalah ini luasnya sekitar 3 hektar dan dimiliki oleh 21 orang. Namun tersebut lokasinya berbeda-beda. Lahan tersebut bisa digunakan masyarakat untuk kegiatan bertani.

Baca Juga: Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

“Bertani bagi kami sudah bagian untuk menghidupi anak istri dari hidup di lahan ini. Karena saya petani, saya akan belikan lahan lagi. Tapi karena harganya Rp 75 ribu kami enggak akan dapat. Masyarakat sudah tahu (ada pembebasan) harganya sudah naik apalagi di lokasi ini tidak ada (harga Rp 75 ribu). Mungkin yang sumber airnya jelek bisa dapat,” katanya.

Warga lainnya, Abdurahman mengaku menyesalkan dengan proses pembebasan lahan tersebut lantaran saat pembayaran tidak adanya koordinasi. “Harganya Rp 75 ribu per meter. Makanya kita minta naik. Malah orang tanya harga malah dikasih amplop yang nominal harga seluruhnya tertera di sana. Terus enggak tertera per meter berapa. Kalau enggak suka ke pengadilan katanya. Seolah dibodohi,” ujarnya.

BeritaTerbaru

CEK UDARA -- Petugas Dinas LH Kabupaten Lebak, saat melakukan pengecekan kondisi udara di Kabupaten Lebak, dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Abu Vulkanik GAK Masih Terdeteksi, Kualitas Udara di Lebak Level Sedang

Selasa, 8 Sep 2026 20:14 WIB
ASN Pemkab Lebak, sedang mengikuti apel pagi. (ISTIMEWA)

Nasib 3.508 PPPK Paruh Waktu Lebak Menggantung

Selasa, 8 Sep 2026 20:08 WIB
PATROLI MALAM - Anggota Polsek Rangkasbitung, saat melakukan patroli di Jalan Multatuli Rangkasbitung. (MULYANA/SATELITNEWS.COM)

Patroli Jalanan Kota Rangkasbitung Dimasifkan, Balap Liar dan C3 Diburu

Selasa, 8 Sep 2026 20:02 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB

Ia mengatakan, warga inginnya ada keterbukaan melalui musyawarah seperti di daerah Panimbang. Untuk harga, warga tidak muluk-muluk. “Yang penting ketika menjual sawah kami bisa dapat sawah. Ini boro boro, harga sawah di gusuran mahal makanya banyak yang menjerit masa jual sawah di sini domisili di Pandeglang. Di sini naik begitu denger gusuran,” katanya.

Namun ia mengaku akan menerima dengan harga pengadilan Rp 250 ribu per meter. Walau pun sebenarnya harga itu mengesampingkan hasil panen.

“Tapi kami nilai wajar, itu diglobalkan. Putusannya keluar 16 Oktober 2019. Lahan saya sedikit cuma 1.116 meter,” katanya.

PPK Tol Serang – Panimbang, Temmy Saputra mengatakan untuk Bojong Catang saat ini sudah dalam proses konsinyasi. Sehingga anggarannya sudah dititip di pengadilan.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Pasien, Dinkes Kabupaten Serang Siagakan Semua Puskesmas

“Jadi secara hukum kalau kita sudah titip di pengadilan dan ketika sudah ada pemutusan hubungan hukum tanah itu jadi milik negara tapi warga masih bertahan dan tidak mau dikuasai. Tinggal tunggu hasil pengadilan,” ujarnya.

Ia mengatakan, putusan pengadilan Negeri sebelumya sudah memvonis dari KemenPUPR harus membayar Rp 250 ribu per bidang dan sebagian tuntutan warga dibatalkan.  Namun pihaknya keberatan dan melakukan banding ke Pengadilan Tinggi.

“Dari segi itu kita tidak bisa menerima karena yang berhak menentukan harga dari independen apraisal makanya kita banding ke PT dan masih diproses. Siapapun tidak berhak menilai harga kecuali apraisal konsultan jasa penilai publik yang ada SK dan Kemenkeu,” pungkasnya. (sidik/gatot)

Tags: BantenblokirKabupaten Serangproyel tol serang-panimbangwarga
Share1TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
MEMBERIKAN INFORMASI : Pemateri acara workshop anti hoax, menyampaikan materi perbedaan informasi sebenarnya dengan berita hoax. (ISTIMEWA)
Banten Region

Penguatan Literasi, Pemprov bersama ICN Banten Antisipasi Penyebaran Hoax

Selasa, 8 Sep 2026 18:34 WIB
TUNJUKKAN DATA -- Kepala Bidang (Kabid) Pendataan, Pendaftaran dan Penetapan pada Bapenda Kabupaten Serang, Gun Gun Ahmad Wiguna, menunjukkan data. (ISTIMEWA)
Banten Region

Bapenda Kabupaten Serang Tarik Pajak Dari Tiga Pulau

Selasa, 8 Sep 2026 16:57 WIB
RAPAT KERJA -- Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Karang Taruna Kabupaten Serang, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Terkendala SK, Anggaran Karang Taruna Kabupaten Serang Rp500 Juta Tersendat

Selasa, 8 Sep 2026 16:50 WIB
BAGIKAN MASKER -- Persit Cabang XXXIII Dim 0601 Koorcab Rem 064 PD III/Siliwangi, turun langsung ke tengah masyarakat dengan membagikan masker secara gratis, Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Persit Kodim 0601/Pandeglang Bagikan 1.000 Masker

Selasa, 8 Sep 2026 14:50 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, menyalurkan 10.000 masker kepada masyarakat sebagai respons atas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

PKS Banten Tebar 10.000 Masker untuk Warga Terdampak GAK

Selasa, 8 Sep 2026 14:24 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Rabu, 2 Sep 2026 20:29 WIB
Anggaran dan Kuota Program Umrah 2026 Melonjak, DPRD Kota Tangerang Buka Opsi Panggil OPD

Anggaran dan Kuota Program Umrah 2026 Melonjak, DPRD Kota Tangerang Buka Opsi Panggil OPD

Kamis, 3 Sep 2026 16:56 WIB
Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Guru MDA Irsyadus Sariy 1 Dilatih Publik Speaking dan Ice Breaking

Jumat, 4 Sep 2026 16:40 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.