SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pelayanan kesehatan menjadi hal yang penting bagi pemerintah terhadap masyakatnya. Untuk itu, salah satu persoalan dasar ini harus menjadi perhatian serius. Termasuk tersedianya rumah sakit dalam jumlah representatif.
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, Saeroji mengatakan, saat ini di Kota Tangerang hanya terdapat satu rumah sakit umum daerah (RSUD) saja. Hal itu kata dia tidak cukup dalam melayani kesehatan masyakat. Terlebih RSUD Kota Tangerang hanya tipe D.
“Satu sisi RSUD masih tipe D dengan fasiltas yang belum memadai, masih dalam proses. Sangat keteter sangat tidak respesentatif, belum memberikan peyananan kesehatan secara maksimal,” ujarnya di gedung DPRD Kota Tangerang, Senin, (04/01).
Di Kota Tangerang kata Saeroji memang terdapat banyak Puskesmas. Setidaknya ada 33. Namun, menurut dia pelayanan kesehatan tidak cukup sampai ke puskesmas saja.
“Tapi terkait dengan pelayanan masyarakat kan beban tidak cukup sampai puskesmas saja kan ada rujukan dan rujukan itu kemudian diarahkannya ke RSUD,” ungkapnya.
Sementara untuk rumah sakit di Kota Tangerang memang ada 33. Namun hanya satu yang dimiliki oleh Pemkot Tangerang. “Memang kalau swasta sudah banyak. Tapi kan keberpihakan Pemerintah Kota harus juga kepada masyarakat. Jadi kalau ke swasta orang mikirnya uang dulu. Urusan pemerintahan itu kesehatan, di samping itu masih ada pendidikan,” kata Saeroji.
Oleh karenanya, DPRD Kota Tangerang beberapa kali telah mengajukan pembangunan rumah sakit. “Makannya DPRD itu sudah sepakat hampir semua fraksi kemudian menyatakan untuk dibangunkan kembali minimal dua rumah sakit tipe D di wilayah timur dan barat agar rujukannya nggak langsung ke RSUD Kota Tangerang,” imbuh politisi PKS ini.
Pengajuan pembangunan rumah sakit ini kata Saeroji telah dilakukan beberapa kali sejak 2019. Namun tak kunjung direalisasi. Bahkan kata dia, di 2021 ini tidak ada pembangunan rumah sakit. ” Di Kabupaten Tangerang saja sudah ada empat RSUD, Tangsel 3. Kota Tangerang masih satu saja,” kata Saeroji. (irfan/made)