TIGARAKSA, SN—Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang ditutup sementara hingga Jumat (8/1). Hal tersebut dilakukan akibat adanya tiga orang pegawai Kejari yang dinyatakan reaktif Covid-19, setelah dilakukan Rapid Test, Selasa (5/1).
Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan, Nana Lukmana mengatakan, pada Selasa (5/1) dilaksanakan Rapid Test kepada seluruh pegawai Kejaksaan Negri Kabupaten Tangerang. Katanya, dari hasil pemeriksaan Rapid Test Covid-19, terdapat dua pegawai dan satu orang honorer yang reaktif. Setelah diketahui reaktif, ketiganya segera dilakukan Swab Test dan hasilnya akan keluar lima hari kedepan.
Setelah diketahui ada yang reaktif setelah dirapid test, seluruh ruang penjuru kantor disemprot menggunakan disinfektan. Untuk sementara waktu, pelayan di kantor dihentikan sementara sampai dengan Jumat (8/1).
“Menyikapi hal ini, kantor telah dilakukan penyemprotan disinfektan. Untuk kesehatan bersama, kita memutuskan untuk menghentikan kegiatan perkantoran sementara waktu mulai besok sampai Jumat (8/1),” katanya kepada Satelit News, Selasa (5/1).
Nana melanjutkan, guna memastikan kesehatan seluruh pegawai Kejari Kabupaten Tangerang, maka nanti pada Senin (11/1) depan, sebelum memulai kegiatan perkantoran akan dilaksanakan Rapid Test Covid-19 kembali.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat dan khususnya pegawai Kejari Kabupaten Tangerang, untuk tetap menjaga pola hidup sehat dan menjaga kondisi fisik dengan konsumsi gizi seimbang. Apabila merasa mengalami gejala Covid-19 diharap tidak masuk kantor dan melaporkan kepada puskesmas terdekat.
Baca Juga: Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Barang Bukti Motor dan HP Kasus Pidana ke Pemilik Sah
“Kedepan, protokol kesehatan dengan menerapkan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan akan diperketat,” ujarnya.
Sementara itu, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmidzi menambahkan, bahwa untuk ketiga pegawai Kejari yang dinyatakan reaktif, masih menjalani isolasi mandiri, sambil menunggu hasil swab test. Katanya, jika hasil swab test menyatakan positif, maka akan dibawa ke Hotel Singgah.
“Kalau yang reaktif, itu siolasi mandiri dirumahnya masing-masing. Jika hasil swab sudah keluar maka dipindahkan ke hotel singgah,” tambahnya. (alfian/aditya)
