Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Teguh Memegang Prinsip Tak Merekam Jenazah

Tragedi Sriwijaya Air dan Tugas Kemanusiaan di Dalam Laut

Oleh Hendro
Kamis, 21 Jan 2021 11:01 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Teguh Memegang Prinsip Tak Merekam Jenazah

IKUT TERPANGGIL: Letkol Laut (P) Yudo Ponco Air bersiap menyelam dalam operasi SAR Sriwijaya Air PK-CLC di perairan Kepulauan Seribu. (YUDO PONCO ARI FOR JAWA POS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–”Saya melihat banyak kesedihan (saat menyelam). Tapi, tidak semuanya akan saya tampilkan,” tutur Letkol Laut (P) Yudo Ponco Ari, videografer bawah laut andalan TNI-AL. Video-videonya membantu tugas KNKT serta menjadi bahan pertimbangan pimpinan TNI-AL dan koordinator SAR Sriwijaya Air dalam mengambil keputusan.

Telepon itu seperti jawaban doa yang dipanjatkan Letkol Laut (P) Yudo Ponco Ari. Laksamana Pertama TNI Yudhi, komandan pusat Kopaska (Komando Pasukan Katak), salah satu satuan elite TNI Angkatan Laut (AL), memintanya terbang ke Jakarta. Segera.

”Tidak ada kata lain kecuali siap. Memang (tugas) itu yang saya inginkan,” kata Ponco yang sehari-hari bertugas di Sorong, Papua, sebagai komandan Satuan Komando Pasukan Katak (Satkopaska) Komando Armada (Koarmada) III.

Begitu mendengar kabar jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182 ke perairan Kepulauan Seribu (9/1), Ponco memang langsung terpanggil. ”Ya Allah, berikanlah saya kesempatan untuk membantu sesama dengan apa yang saya bisa,” begitu doa yang dia panjatkan, seperti diceritakan kembali kepada Jawa Pos.

TNI-AL mengerahkan ratusan personel untuk bergabung dalam operasi SAR Sriwijaya Air. Mayoritas penyelam andal. Tapi, Ponco-lah yang paling dijagokan untuk urusan videografi bawah air.

Berangkat Senin sore (11/1), malamnya Ponco sudah mendarat di Jakarta. Dia langsung merapat ke Tanjung Kait, Tangerang, Banten, tempat para penyelam TNI-AL dari berbagai satuan membangun posko.

Baca Juga: Pesawat TNI AU Jatuh di Bogor, Marsma Fajar Meninggal Dunia

Besoknya (12/1), pagi sekali, perwira menengah TNI-AL itu sudah berada di atas sea rider. Lengkap dengan peralatan selam dan pengambilan video.

Tugas yang diberikan kepadanya memang spesifik. Melaksanakan videografi bawah air (dalam laut).

BeritaTerbaru

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Fase Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Status Siaga Tetap Berlaku

Minggu, 6 Sep 2026 17:27 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Gubernur Banten Andra Soni, menyampaikan keterangan kepada wartawan, usai melalukan rakor dengan PVMBG dan stakeholders terkait lainnya. (ISTIMEWA)

Pantau PGA GAK di Pasauran, Gubernur Andra Tegaskan Hal Ini

Minggu, 6 Sep 2026 17:21 WIB
Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. (ISTIMEWA)

Gunung Anak Krakatau Erupsi Menerus, 14 Letusan Tercatat Sejak 4 September

Minggu, 6 Sep 2026 16:39 WIB
Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Abu Anak Krakatau Tutup Bandara Soekarno-Hatta, 22.798 Penumpang Terdampak

Minggu, 6 Sep 2026 16:05 WIB

”Saya pakai GoPro Hero 5,” ungkap dia menyebut jenis kamera bawah air yang digunakan.

Ponco diminta menggambarkan kondisi dasar laut di lokasi Sriwijaya Air tenggelam. Sebelum dia tiba, para penyelam TNI-AL sebenarnya sudah dibekali kamera. Namun, hasilnya belum maksimal. ”Videonya semua (kelihatan, Red) hijau,” jelas dia.

Di tangannya, videografi bawah laut berlabel Dok Kopaska jadi lebih jelas. ”Sebelum jam enam sore (12 Januari) produk video saya dilaporkan kepada KSAL (Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono),” imbuhnya.

Video-video itu penting untuk kelangsungan operasi search and rescue (SAR) Sriwijaya Air. Dari video-video yang diambil Ponco, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bisa punya gambaran lebih jelas mengenai kondisi pesawat di dasar laut. Itu membantu mereka untuk menghitung dan memperkirakan bagaimana pesawat yang hilang kontak dalam penerbangan Jakarta–Pontianak tersebut jatuh.

Baca Juga: Evakuasi Pesawat SJ-182 Dihentikan, Pencarian CVR Tetap Dilakukan

Video-video Ponco juga bisa menegaskan temuan-temuan kapal bersonar seperti KRI Rigel-933 mengenai objek di dasar laut yang mereka deteksi. Lebih dari itu, video yang diambil Ponco menjadi bahan pertimbangan pimpinan TNI-AL dan koordinator SAR untuk mengambil keputusan.

Dari berbagai video itu pula, dia ingin keluarga korban dan masyarakat luas mengetahui kondisi sesungguhnya di dasar laut. Dengan begitu, mereka terhindar dari berita-berita hoaks yang bertebaran.

Jika penyelam-penyelam yang bertugas mengambil potongan pesawat atau jenazah korban bergantian menyelam, dia tidak. Dalam sehari, dia bisa tiga sampai empat kali menyelam.

Setiap kali menyelam, dia membutuhkan waktu 30 sampai 35 menit. Dari durasi tersebut, paling lama dia berada di dasar laut selama 10 sampai 15 menit. Sisa waktu 15 sampai 20 menit habis untuk turun dan naik ke permukaan.

Abituren Akademi Angkatan Laut (AAL) 1999 itu sudah berpengalaman dalam operasi SAR di laut. Dia ikut andil saat pasukan TNI-AL dikerahkan untuk membantu pencarian Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat. Toh, tetap saja pria 43 tahun itu tidak bisa menahan kesedihan setiap kali terjun dalam operasi kemanusiaan.

Apalagi, Ponco mengambil gambar benda-benda pribadi milik korban. Mulai kartu identitas, telepon genggam, dompet, pakaian, sampai boneka.

Hanya satu hal yang dia hindari untuk direkam: jenazah para korban. ”Kalau saya dapat body part (jenazah, Red), pasti langsung saya delete dari kamera,” imbuhnya.

Menurut Ponco, berita mengenai musibah yang menyebabkan 62 nyawa melayang itu sudah sangat memukul keluarga korban. ”Saya melihat banyak kesedihan (saat menyelam). Tapi, tidak semuanya akan saya tampilkan. Jadi, biarlah (kesedihan itu) berhenti di saya,” tutur Ponco.

Dia memang tidak ditugasi mengambil temuan-temuan dari bawah laut. Namun, sebisanya dia ikut membantu. Yang bisa diangkat saat kembali ke permukaan pasti dia bawa. Salah satunya, winglet sebelah kanan. Ada logo Sriwijaya Air di bagian itu. Fotonya beredar luas. Dipakai media internasional.

Dia juga menemukan landing gear Sriwijaya Air PK-CLC yang tidak bisa dia angkat sendiri. ”Karena berat sekali,” ucapnya.

Gambaran kondisi di dasar laut, titik Sriwijaya Air PK-CLC jatuh, sudah dia serahkan kepada tim yang punya kapasitas menganalisis. Video-video selanjutnya yang dia ambil juga terus dilaporkan untuk membantu tim SAR gabungan.

Terhadap seluruh jajaran TNI-AL yang turut serta dalam operasi SAR Sriwijaya Air, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono memastikan bahwa instansi yang dirinya pimpin mengapresiasi setiap pengorbanan yang mereka lakukan. ”Sebagai pimpinan (TNI-AL) saya tidak akan tutup mata, prajurit yang berprestasi akan diberi reward,” ungkap dia.

Namun, Yudo tidak menyebut hadiah apa yang disiapkan TNI-AL untuk para prajurit tersebut. Semua akan dipertimbangkan pimpinan Angkatan Laut. ”Apakah harus kenaikan pangkat, apakah dispensasi sekolah, kami ikuti ketentuan,” jelas mantan panglima Koarmada I tersebut, lantas menambahkan kebijakan itu juga bakal dilaporkan kepada panglima TNI.

Di luar operasi SAR, Ponco menggeluti videografi bawah laut untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Tujuh tahun lalu dia menyelam untuk mengambil video U-boat atau kapal selam milik Nazi. Kemudian, dia menyelam pada 2015 untuk mengambil video USS Houston dan HMAS Perth.

Saat pindah tugas ke Sorong tahun lalu, Ponco juga langsung mengambil video wreck P-47 Thunderbolt. ”Pesawat tempur sekutu yang tenggelam saat melakukan pendaratan darurat,” bebernya.

Tidak heran di luar tugas sehari-hari memimpin pasukan khusus TNI-AL, Ponco kerap dipanggil untuk mengambil video bawah air. Utamanya untuk kebutuhan informasi yang disiarkan Jalesveva Jayamahe TV.

Dia terlibat dalam produksi untuk segmen Jelajah Maritim. Karena itu, begitu mendengar musibah yang menimpa Sriwijaya Air SJ182, dia langsung terketuk. Dan, doa serta keinginannya membantu tugas kemanusiaan di perairan Kepulauan Seribu itu pun terjawab. (sahrul yunizar /jpg)

Tags: operasi SARpesawat jatuhvideografi
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gubernur Banten, Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Waspada Sebaran Abu Vulkanik GAK, Masyarakat Diminta Gunakan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 15:57 WIB
Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029
Kota Tangerang

Gelar Konsolidasi, PKB Kota Tangerang Bidik Minimal 7 Kursi di Pemilu 2029

Minggu, 6 Sep 2026 15:50 WIB
MENGAMANKAN BBL : Ratusan Ribu BBL dan satu tersangka dugaan penyelundupan BBL, diamankan di Mapolda Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Tim Ditreskrimsus Polda Banten Gagalkan Upaya Penyelundupan 150 Ribu Ekor BBL

Minggu, 6 Sep 2026 15:46 WIB
Abu Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada
Headline

Abu Gunung Anak Krakatau, Warga Kota Tangerang Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 15:12 WIB
Headline

Lima Pemuda Ditangkap Warga Pondok Aren, Dua Orang Bawa Celurit

Minggu, 6 Sep 2026 15:02 WIB
RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar
Headline

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol

Pria Marah-marah di Pasar Induk Tangerang, Ternyata Bawa 1.110 Pil Hexymer-Tramadol

Senin, 31 Agu 2026 14:59 WIB
Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Serang, Anton Hermawanto. (ISTIMEWA)

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
Jaro Kanekes Desak Perluasan Parkir Baduy

Jaro Kanekes Desak Perluasan Parkir Baduy

Senin, 31 Agu 2026 20:18 WIB
Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Gus Kikin Serukan NU Membumi dan Sentuh Rakyat Kecil, Prabowo Ingin Entaskan Kemiskinan

Senin, 31 Agu 2026 17:28 WIB
Ilustrasi Erupsi Gunung Anak Krakatau. (ISTIMEWA)

GAK Level III, Abu Vulkanik Terjang 7 Kecamatan di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:29 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.