SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Lebak menyebut selain curah hujan, amblasnya jalan Kampung Parung, Kecamatan Cikulur juga dipicu tersumbatnya saluran air. Akibatnya, ruas Jalan Rangkasbitung-Jambu Bol amblas hingga kedalaman 70 cm.
Kondisi ini membuat arus lalu lintas pada jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rangkasbitung dengan Kecamatan Gunung Kencana ini terganggu. Bahkan, jalan tersebut tidak bisa lagi dilalui oleh kendaraan besar.
Kabid Bina Marga pada Dinas PUPR Lebak, Hamdan menyebutkan, penyumbatan pada aliran air gorong-gorong menyebabkan jalan tergerus oleh air. “Selain tanah labil, gorong-gorong bekas galian tanah tersumbat. Sehingga terjadi gerusan air di badan jalan,” ungkapnya.
Katanya, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Lebak dan juga Dishub Lebak untuk melakukan pengalihan lajur lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Ia juga mengimbau agar para pengendara yang melintas di jalan itu untuk tetap berhati-hati lantaran rawan longsor. “Pengendara diharapkan agar berhati-hati saat melintasi ruas jalan Rangkasbitung -Sajir, karena rawan terjadi longsor dan jalan amblas,” pungkasnya.
Camat Cikulur, Iya Fitriyana berharap, Pemkab bisa segera melakukan perbaikan. Sebab, jalan yang dimaksud jalur yang ramai di lintasi kendaraan. “Ya, walaupun ada alternatif lain semisal ke jalur Sampai – Cileles, tapi akses itu cukup ramai dilintasi karena medan jalannya cukup bagus. Berbeda dengan jalur Sampai-Cileles banyak tanjakan curam. Jadi kita berharap bisa segera diperbaiki,” pungkasnya.(mulyana/made)
