SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG–Dua rumah permanen milik The Sian Kim dan Ci Amoy, warga Kampung Kebon Kopi, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Sabtu (13/02) sekitar pukul 01.00 WIB, ludes terbakar. Kebakaran yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menelan korban jiwa yakni Hiu Rustiyanti atau Chung Chin (70) yang merupakan istri dai The Sian Kim.
Informasi yang dihimpun, kebakaran hebat melanda dua rumah di padat penduduk tersebut membuat heboh dan cemas bagi warga Kampung Kebon Kopi. Warga, yang mengetahui adanya kejadian tersebut berusaha memadamkannya. Namun upaya tersebut tidak maksimal. Pemadam kebakaran (Damkar) dari Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lebak langsung menerjunkan dua unit armadanya begitu mendapat laporan adanya peristiwa itu. Tidak hanya dua unit damkar satu watercanon milik Polres Lebak, dan satu unit mobil penyuplai air dari BPBD Lebak diterjunkan untuk memadamkannya.
“Ada dua rumah yang terbakar milik The Sian Kim dan Ci Amoy. Namun sayang, istri dari The Siam Kim, yakni Hiu Rustiyanti nyawanya tidak tertolong akibat terbakar,” kata Korlap Damkar Dinas Satpol PP Lebak, Ade Supriyadi, kepada Satelit News, kemarin.
Ade menjelaskan, nyawa Hiu Rustiyanti tidak terselamatkan lantaran memiliki penyakit lumpuh. Sehingga, saat kejadian tidak bisa menyelamatkan diri. Sang suami, The Kim Sian yang berusaha menyelamatkan istrinya namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena api yang terus membesar. “Sudah dievakuasi, korban ikut terbakar lantaran mengidap penyakit lumpuh. Jadi saat kejadian tidak bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.
Menggunakan dua unit damkar, satu water canon, dan satu unit mobil penyuplai air bersih dari BPBD diterjunkan, api bisa dipadamkan kurang lebih dua jam. Sehingga api tidak menjalar ke rumah warga lainnya. “Alhamdulilah, berkat kerjasama dengan kepolisian, BPBD, api bisa dipadamkan. Sehingga tidak merambah ke rumah warga lainnya,” imbuhnya.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama menambahkan sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada. “Betul ada satu korban jiwa akibat kebakaran hebat di Kampung Kebon Kopi. Semuanya sudah ditangani, warga setempat juga sudah kembali beraktifitas pasca kejadian tersebut,” pungkasnya.(mulyana/made)