Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Sambal Pecel Buatan Warga Cipondoh Jadi Primadona

Pilih Usaha Mandiri Setelah Kena PHK Perusahaan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Minggu, 21 Feb 2021 17:41 WIB
Rubrik Bisnis
Sambal Pecel Buatan Warga Cipondoh Jadi Primadona

USAHA MANDIRI: Ketua RT 02, Suprapto (pojok kiri), Kanti Rahayu (tengah), ketua RW 07 Suprihatin (pojok kanan). (IRFAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi bencana bagi setiap pekerja.  Para karyawan korban PHK yang kehilangan mata pencaharian pun harus putar otak mencari pendapatan untuk bertahan hidup.

Seperti yang dialami oleh warga RT 02 RW 07 Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Warga di sana rata-rata merupakan korban PHK perusahaan keramik di Kalideres. Mereka di-PHK sejak 2015 lalu.

Sejak saat itu mereka pun gundah gulana. Pasalnya, setelah PHK mereka tak ada pemasukan lagi. Namun demikian, para warga tak kehabisan akal. Setelah di-PHK para warga pun memutuskan untuk fokus pada UMKM.

“Yang penting kita bisa bertahan hidup. Dari UMKM ini alhamdulillah. Semenjak di-PHK kan nggak ada penghasilan. Alhamdulillah sekarang,” ujar ketua RW 07, Suprihatin kepada Satelit News Sabtu, (13/2).

UMKM yang digeluti oleh para warga didominasi oleh aneka makanan ringan. Mulai kue, onde-onde, risol hingga sambel pecel yang menjadi primadonanya.

“Kita jualan pagi di depan gang. Tapi kita juga berdagang online, atau ada yang pesan,” kata Suprihatin.

Baca Juga: Bantu UMKM Naik Kelas, Advokat Muda Siti Edah Jubedah Fasilitasi Perlindungan Hukum di Tangerang

Berawal dari PHK dan mengembangkan UMKM inilah kini wilayah tersebut dinobatkan sebagai Kampung Tematik. Wilayah RT 02 RW 07 yang terdiri dari 3 gang ini diberi nama Kampung Gegana atau Gegares Dimana-mana.

Suprihatin mengatakan nama Kampung Gegana dicetuskan oleh Lurah Cipondoh Makmur terdahulu, Boyke Urif yang kini menjabat sebagai Kepala Bidang Pariwisata untuk Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) Kota Tangerang.

BeritaTerbaru

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
ASUS Hadirkan Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

ASUS Hadirkan Laptop Kreator Profesional dengan NVIDIA RTX Spark™ Pertama di Indonesia

Rabu, 21 Okt 2026 13:12 WIB
Promo Sumpah Pemuda di AHASS, Servis Motor Honda Lebih Hemat dengan Diskon Jasa 20 Persen

Promo Sumpah Pemuda di AHASS, Servis Motor Honda Lebih Hemat dengan Diskon Jasa 20 Persen

Selasa, 20 Okt 2026 20:47 WIB
Sinas Mas Land Raih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026

Sinas Mas Land Raih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026

Selasa, 20 Okt 2026 18:35 WIB

“Jadi kita resmi jadi kampung tematik dengan nama Kampung Gegana sejak 2017. Saat itu pak Boyke yang beri nama. Dinamakan Gegares Dimana-mana kan kalau bahasa Betawi Gegares itu artinya makan,” ungkapnya.

Hal senada dikatakan oleh ketua RT 02, Suprapto. Dia menjelaskan kalau keputusan PHK tak membuat warga putus asa. Mereka terus bangkit dari keterpurukan. Perlahan tapi pasti, kini para warga tak gusar soal dapur yang harus ngebul setiap hari.

“Sekarang pendapatan utama warga ya dari berjualan makanan ringan ini. Kita memproduksi secara mandiri makanan ringan,” katanya.

Tak hanya dijual skala lokal saja. Namun, juga dijual di luar negeri. Seperti sambal pecel yang dijual hingga ke Arab Saudi. Sambal ini bahkan menjadi oleh-oleh wajib bagi sebagian wisatawan yang datang ke Kota Tangerang.

Baca Juga: Kadin Banten Dorong UMKM Naik Kelas

“Andalan kita ada beberapa ya. Seperti bawang goreng dan sambel pecel. Tapi untuk sementara ini memang penjualannya tidak terlalu besar, masih kecil-kecilan,” katanya.

Tekad mereka ini pun kata Suprapto mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang. Sejak ditetapkan sebagai Kampung Tematik bantuan dikucurkan Pemkot Tangerang agar usaha mereka berkembang. Diantaranya bantuan alat masak dan pelatihan.

“Kita harus bertahan dengan ekonomi yang ada jangan sampai kita dengan kondisi ini kita vakum dan jatuh sendiri,” katanya.

Apalagi ditengah Pandemi COVID-19 ini. Diakui Suprapto memang sangat berpengaruh pada pendapatan ekonomi warga. Namun demikian, hal ini tak membuat warga kreativitas warga menjadi tumpul.

“Hampir semua warga tidak bekerja. Mereka fokus di UMKM berjualan. Alhamdulillah saat ada bantuan UMKM dari Pemkot Tangerang semua warga dapet,” katanya.

 

Dipesan Sampai Arab Saudi

Salah satu menu primadona di Kampung Gegana adalah Sambel Pecel Reneo. Meski bukan cemilan, namun menu ini banyak dicari oleh para pembeli. Bahkan Sambel Pecel buatan Kanti Rahayu ini menjadi oleh-oleh wajib bagi sebagian wisatawan yang menyambangi Kota Tangerang.

Cita rasanya yang khas membuat sambal pecel ini banyak disukai. Dengan sentuhan rasa masam dan bumbunya yang berani tak salah bila menu ini menjadi incaran. Bahkan sampai ke Arab Saudi.

Kanti Rahayu mengatakan entah apa yang menjadi keistimewaan sambal pecelnya. Namun, dia memastikan kalau menu buatannya ini berasal dari bumbu-bumbu pilihan dan tanpa pengawet.

“Bisa betahan selama 1 bulan. Kalau jadi primadona banyak yang suka ya pembeli ya yang menilai. Bagaimana mereka rasakan ? Tapi katanya memang enak jadi ketagihan,” ujarnya kepada Satelit News, Sabtu, (13/2).

Saat Gebyar UMKM Kecamatan Cipondoh pun kata Kanti dagangannya itu banyak yang mencari. Padahal, saat itu ada pula warga yang menjual menu yang sama.

“Banyak terjualnya padahal ada yang jual sambel pecel juga,” katanya.

Wanita asal Ngawi Jawa Tengah ini mengatakan sebenarnya tak ada yang istimewa komposisi dalam pembuatan sambel pecel. Komposisinya hampir sama dengan sambel pecel mainstream lainnya.

Namun, Kanti sedikit membocorkan keistimewaan sambal pecelnya. Menurut Kanti rempah-rempah yang dia campurkan lebih banyak dan berani sehingga cita rasanya menjadi khas.

“Rempah-rempah yang saya gunakan lebih banyak. Kemudian, tidak keras kan kalau sambal pecel keras harus diuleg dulu. Kalau saya tidak tinggal diaduk dengan air langsung tuang saja ke sayur,” katanya.

Kendari demikian, kata Kanti komposisi yang digunakan merupakan turun temurun dari ibunya. Sehingga cita rasa tetap terjaga.

“Ibu saya kan juga jual pecel di Kampung. Sekarang saya yang nerusin jualan di sini,” katanya.

Diakui Kanti, sambel pecelnya ini sudah sampai ke sejumlah negara di Asia. Seperti Arab Saudi dan Taiwan. Kendati hanya sebagai oleh-oleh saja.

“Jadi kalo ada yang umrah ada yang nitip jadi oleh-oleh gitu,” katanya.

Sebenarnya Ranti pun menginginkan dagangannya ini berkembang hingga internasional. Namun, dirinya keterbatasan modal.

“Maunya seperti itu. Tapi saya belum siap untuk produksi massal,” katanya.

Omzet yang dia raup setiap bulan dalam menjual sambal pecel saja mencapai Rp 9 Juta. Namun itu baru hitungan kotor saja. Sambal Pecel buatan Ranti dengan ukuran 250 ML dibanderol dengan harga Rp 16 ribu.

“Setiap hari sekitar 300 ribu saya jualnya. Memang kalau pemesanan juga ada yang tergantung keinginan. Ada yang sekilo 2 kilo,” katanya.

Selain sambalnya, Ranti juga berdagang pecel setiap pagi di depan gang rumahnya. Hal ini dia lakukan pasca di PHK dari perusahaan keramik tempat dia bekerja.  “Saya jual via online juga,” pungkasnya. (mg2 /irfan/gatot)

Tags: cipondohsambal pecelumkmusaha
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bisnis

ALVApipe Dukung Pipanisasi 10,9 Km di Tulungagung

Selasa, 20 Okt 2026 10:08 WIB
Festival Layang-Layang Semarakkan Akhir Pekan Paramount Petals
Bisnis

Festival Layang-Layang Semarakkan Akhir Pekan Paramount Petals

Minggu, 18 Okt 2026 22:21 WIB
Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober
Bisnis

Tangsel Otozone 2026 Resmi Dibuka, Ada Promo Mobil dan Diskon Pajak hingga 18 Oktober

Sabtu, 17 Okt 2026 10:46 WIB
DJP Banten Hadirkan Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera Tangerang
Bisnis

DJP Banten Hadirkan Layanan Pajak di MPP Suvarna Sutera Tangerang

Kamis, 15 Okt 2026 17:45 WIB
Trade Expo Indonesia ke-41 Dibuka di Tangerang, Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Tembus Pasar Ekspor
Bisnis

Trade Expo Indonesia ke-41 Dibuka di Tangerang, Wamentrans Dorong Produk Transmigrasi Tembus Pasar Ekspor

Rabu, 14 Okt 2026 20:09 WIB
DJP Gandeng 38 Administrasi Pajak, Perkuat Kepastian Dunia Usaha
Bisnis

DJP Gandeng 38 Administrasi Pajak, Perkuat Kepastian Dunia Usaha

Rabu, 14 Okt 2026 17:49 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

FOTO BERSAMA - Kepala Disdikpora Kabupaten Pandeglang, Sutoto (tengah) berfoto bersama dengan Ketua SMSI Kabupaten Pandeglang, Abdul Aziz (kiri), dan Penasehat SMSI Provinsi Banten, Nana S Amdan (kanan), di halaman depan Sekber SMSI - PWI Kabupaten Pandeglang, Rabu (21/10/2026). (MARDIANA/SATELITNEWS.COM)

Disdikpora Pandeglang Bangun Kolaborasi dengan PWI-SMSI

Rabu, 21 Okt 2026 18:56 WIB
Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Miras di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Polisi Temukan Tempat Penyimpanan Miras di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis

Sabtu, 17 Okt 2026 10:42 WIB
DITEMUKAN WARGA - Sosok bayi laki-laki, ditemukan warga di dalam kantung plastik berwarna merah, di Pantai Bunda, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Heboh, Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Pesisir Pantai Bunda Panimbang Pandeglang

Senin, 19 Okt 2026 15:50 WIB
Juventus Tunduk di Hadapan Lazio, AC Milan Menang Dramatis

Juventus Tunduk di Hadapan Lazio, AC Milan Menang Dramatis

Senin, 19 Okt 2026 07:14 WIB
Target Pendapatan Daerah Lebak Masih Kurang Rp 550,78 Miliar

Target Pendapatan Daerah Lebak Masih Kurang Rp 550,78 Miliar

Selasa, 20 Okt 2026 18:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.