SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG–Untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, kini giliran staf dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak divaksin, oleh tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Senin (8/3).
Sebelummya, vaksin sinovac disuntikan kepada anggota TNI – Polri dan pegawai pelayanan public, di lingkungan Pemka Lebak. Vaksinasi yang dilakukan di ruang Paripurna DPRD Lebak, Rangkasbitung itu, menargetkan sebanyak 50 anggota DPRD Lebak, beserta staff dan pegawai Sekretariat Dewan (Setwan) setempat.
Mereka divaksin, karena kerap berinteraksi dengan masyarakat. Terlebih kerap melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) keluar Kabupaten Lebak, sehingga berisiko tinggi terpapar Covid-19. “Tadi sudah dilakukan vaksinasi terhadap sejumlah anggota DPRD, dan juga para staff di Sekretariat DPRD Lebak,” kata Kepala Dinkes Lebak, Triatno Supiono, Senin (8/3).
Kadinkes juga mengatakan, pihaknya belum mengetahui berapa jumlah wakil rakyat yang mengikuti vaksinasi itu. “Untuk jumlah yang divaksin, dan tidak memenuhi syarat, kami belum dapatkan informasinya. Tapi yang jelas, kami targetkan vaksinasi terhadap seluruh anggota dewan dan staff-nya,” tandasnya.
Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan) Lebak Fin Rian mengatakan, pihaknya mendukung pelaksanaan vaksinasi terhadap para pejabat public, termasuk anggota DPRD Lebak. Karena menurutnya, vaksinasi itu bertujuan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
“Kita kan sudah tahu semua, itu program pemerintah. Ya, tujuannya untuk memutus penyebaran Covid-19. Karena vaksin ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh para anggota dewan, yang setiap harinya terus berinteraksi dengan masyarakat,” tambahnya.
Terpisah, Ketua Komisi III DPRD Lebak, Yayan Ridwan mengaku, tidak merasakan gejala apapun setelah divaksin. “Alhamdulillah, nggak ada gejala, seperti pegal, ngantuk, atau pusing. Alhamdulillah sehat,” imbuhnya. (mulyana/mardiana)