SATELITNEWS.ID, CIBODAS—Sekelompok orang tak dikenal yang diduga gangster menyerang warga Kecamatan Cibodas pada Senin, (15/3) dini hari. Aksi tersebut terekam kamera pengawas yang kemudian tersebar di grup whatssap. Nampak dalam rekaman, mereka menggunakan senjata tajam membabibuta mengejar warga yang ada di pinggir jalan.
Dari informasi yang dihimpun seorang pria paruh baya menjadi korban dari aksi brutal kawanan gangster. Para gangster ini melakukan sweeping di kawasan Kota Tangerang. Mereka tidak segan melukai warga yang berada di pinggir jalan.
Secara membabi buta para gangster ini turun dari motor dan melakukan aksi brutal kepada korbannya yang dipilih secara acak. Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim membenarkan adanya kejadian ini. Saat ini pihak kepolisian tengah mendalami perkara tersebut.
“Iya, benar. Jadi, aksi mereka ini sama dengan sekelompok pemuda yang sudah kami ungkap dan rilis di wilayah hukum Polsek Benteng,” ujarnya.
Kata dia, mulanya kelompok ini berkonvoi diduga hendak melakukan aksi tawuran. Namun, tak segan pula melukai warga yang berada di pinggir jalan.
“Tetapi kalau tidak tawuran, mereka juga tak segan melukai warga masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga: Gugup Saat Lihat Polisi, Remaja di Tangerang Ternyata Bawa Ganja
Atas kejadian ini, lanjut dia, pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat agar memantau putra dan putrinya agar tidak terlibat dalam kejahatan jalan tersebut. “Aksi mereka dilakukan pada malam menjelang dini hari memasuki pagi hari, terutama pada malam Minggu,” katanya.
Saat ini pihak kepolisian dari Polres Metro Tangerang menggencarkan patroli rutin pada malam hari. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi adanya aksi kriminal tersebut.
“Tentunya kami melakukan Operasi Cipta Kondisi untuk mengantisipasi kejadian-kejadian ini,” tutupnya.
Pasca penyerangan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada warga, pengawasan di wilayah Kecamatan Cibodas diperketat. Hal tersebut diungkapkan oleh Camat Cibodas, Mahdiyar. Pihaknya telah mengerahkan pasukan Trantib untuk mengamankan wilayahnya, mengingat penyerang tersebut dilakukan secara acak.
“Kita minta yang piket untuk patroli di jam-jam rawan gabung sama pokdar. Karena info dari Polsek penyerangan itu random (acak), warga saya saja saat diserang lagi beli rokok,” ujarnya kepada Satelit News, Senin, (15/3).
Mahdiyar yang juga Manajer Persikota ini pun menghimbau kepada warganya untuk berhati-hati. Kemudian, meminta partisipasi warga untuk segera melaporkan bilamana menemukan kejadian yang janggal.
Baca Juga: Polres Metro Tangerang Kota Kembali Gelar Patroli Skala Besar
“Di grup RT dan RW kita minta warga lebih mengontrol anggota keluarganya pada malam hari. Dan kita imbau langsung menginformasikan jika ada hal-hal yang di curigai untuk kita cek dan tindak lanjuti bersama 3 pilar (Kecamatan, Polri dan TNI),” tegasnya. (irfan/gatot)
























