SATELITNEWS.ID, PAKUHAJI--Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar bersama Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki meresmikan rumah siap huni gratis dari koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI), Rabu (17/3). Sebanyak empat unit rumah yang telah dibangun dan direnovasi di Desa Laksana Kecamatan Pakuhaji diserahkan kepada pemiliknya dalam kesempatan tersebut.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengapresiasi langkah yang dilakukan Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia. Program tersebut dinilainya membantu Pemerintah Kabupaten Tangerang di dalam mengentaskan rumah tidak layak huni yang ada di masyarakat.
“Ke depan kami berharap Kopsyah BMI bisa terus berkembang dan maju dan yang terpenting bisa terus membantu masyarakat Kabupaten Tangerang terutama yang membutuhkan, karena Kopsyah BMI selalu ikut andil dalam membantu pemerintah terutama membangun rumah tidak layak huni,” ungkap Zaki.
Menteri Koperasi dan UKM RI Teten Masduki mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia yang ada di Kabupaten Tangerang karena visi dan misinya untuk membantu masyarakat terutama yang memiliki rumah tidak layak.
“Kopsyah BMI ini bukan hanya simpan pinjam saja tetapi juga memiliki peran pemberdayaan masyarakat jadi ini patutnya dicontoh oleh koperasi-koperasi lain. Dan kedepan diharapkan koperasi-koperasi di Indonesia bisa tumbuh dengan baik,” ucap Teten.
Presiden Kopsyah BMI Kamaruddin Batubara mengatakan, Kopsyah BMI terus berkomitmen untuk membagikan kebahagiaan kepada masyarakat yang kurang membutuhkan terlebih masyarakat yang memiliki rumah yang tidak layak dan patut direnovasi. Kopsyah BMI memberikan bantuan pembangunan rumah layak huni sebesar 50 juta rupiah untuk satu rumah.
Baca Juga: Ahmed Zaki Dipastikan Pimpin Kembali Ketua DPD Golkar DKI Jakarta
“Dan saat ini sudah lebih dari 200 rumah yang telah dibangun oleh Kopsyah BMI dan untuk Kabupaten Tangerang sendiri sudah yang ke-184 rumah dibangun oleh BMI dan kali ini kita meresmikan dan menyerahkan 4 kunci rumah secara simbolis kepada penerima,” tukasnya.
Sementara itu salah satu perwakilan yang mendapatkan renovasi rumah Udin dan Marni bersyukur mendapatkan rezeki yang tak diduganya
“Sekarang saya dan keluarga merasa aman dan nyaman tinggal di rumah saya ini yang sebelumnya saya merasa was-was apabila terjadi hujan angin kencang karena kondisi rumah saya yang sebelumnya yang terbuat dari bambu dan bilik yang bangunannya semi permanen dan sekarang alhamdulillah bangunannya sudah permanen,” ujarnya. (aditya/gatot)
























