SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Para kader Demokrat di Kabupaten Pandeglang secara bergantian sesuai jadwal menjaga kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Pandeglang. Terkait adanya persoalan yang merujuk pada hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Sumatera Utara, yang menujuk Moeldoko sebagai ketua umum (Ketum).
Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Pandeglang, Endang Sumantri menegaskan, semua jajaran Draksi Demokrat DPRD Pandeglang bersama pengurus DPC dan DPAC (Dewan Pimpinan Anak Cabang) tetap solid menolak hasil KLB abal-abal.
“Kami bakal terus setia dan solid mendukung Ketum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan menolak hasil KLB abal-abal,” kata Endang saat dihubungi via WhatsAap (WA), Minggu (21/3).
Bahkan kata Endang yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Pandeglang, di tengah kesibukannya menampung dan menerima aspirasi masyarakat, tetap melaksanakan instruksi DPP, DPD dan DPC, untuk melaksanakan piket di kantor DPC Demokrat Pandeglang.
“Piket siaga yang dilakukan oleh masing-masing kader untuk mempermudah koordinasi, karena dikhawatirkan KLB Moeldoko masuk ke Kabupaten Pandeglang. Piket ini kami lakukan setiap hari, makanya sesibuk apapun saya akan melaksanakan piket di kantor DPC,” jelasnya.
Endang menilai, orang yang mengikuti KLB di Sumatra Utara itu merupakan penghianat untuk mengacaukan ketertiban dan mengacak kepastian hukum dan politik. Maka dari itu, harus ditentang karena telah menyalahi AD/ ART Demokrat dan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Podcast Satelit News bersama Bakal Calon Bupati Pandeglang
“Jika kalian (Kubu KLB Moeldoko) mengganggu orang yang tengah fokus bekerja, maka kami siap melawannya karena kami tidak rela kedaulatan rumah kami ini diinjak-injak oleh penghianat. Kami siap dan siaga menerima perintah dari ketum kami pak AHY,” tandas dewan dari Dapil II ini. (nipal/aditya)
























