SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Padahal kondisi pandemi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang belum lenyap. Namun kondisi Alun-alun Kabupaten Pandeglang saat ini sudah ramai kembali oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan warga yang berkujung.
Terpantau sejak Sabtu-Minggu (20-21/3) baik pagi hari (pukul 08.00 WIB) maupun sore hari (pukul 17.00 WIB), tak sedikit para pedagang dan pengujung yang tak memperhatikan protokol kesehatan atau 3 M (Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak).
Semua terlihat cuek dengan kondisi keramaian tersebut, karena tak terlihat rasa was-was dengan pandemi Covid-19, walau tak mengenakan masker. Bahkan mereka desak-desakan saat membawa anak-anaknya jajan dan bermain di wilayah kawasan ramah anak Alun-alun Pandeglang.
Selain yang berkujung hanya sebatas bermain dan jajan. Tak sedikit pula yang sengaja hanya untuk berolahraga mengelilingi alun-alun.
Walau tercipta kerumunan yang sangat mengkhawatirkan terjadi penyebaran Covid-19, namun tak ada para petugas dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Pandeglang yang membubarkan kerumunan tersebut.
Salah seorang warga Pandeglang, Erwin mengaku sengaja ke alun-alun hanya untuk berolahraga saja. “Saya kesini hanya berolahraga, biasa lari mengelilingi alun-alun,” kata Erwin saat ditemui sedang beristirahat di bawah pohon di Alun-alun Pandeglang, Minggu (21/3).
Baca Juga: PKL Dipindah ke Zona Terlarang, Kebijakan Pemkab Lebak Dipertanyakan
Justru kata Erwin, bisa menghidari adanya paparan Covid-19 dengan cara berolahraga. Menurutnya, dengan berolahraga stamina selalu kuat dan sehat sehingga dapat melawan Covid-19.
“Ya memang ramai di sini, tapi saya selalu menghidar kerumunan. Kan saya juga pakai masker dan bawa hand sanitizer. Ini saya olahraga juga agar daya tahan tubuh tetap kuat,” katanya.
Warga lainnya yang mengunjungi tempat bermain anak-anak, Wati mengaku, takut tertular Covid-19 dengan adanya kerumunan yang terjadi di alun-alun. Namun karena dia bersama anaknya memakai masker, sehingga tak membuatnya risih.
“Kalau saya sama anak pakai masker, ya lah siapa juga yang mau tertular. Yang peting kan kita pakai masker dan selalu cuci tangan. Biasa anak di rumah jenuh, makanya pingin main kesini,” katanya singkat.
Terpisah, Ketua Komisi IV DPRD Pandeglang, Habibi Arafat meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang, khususnya aparat keamanan dan Satgas Covid-19 untuk menertibkan aksi kermunan di sekitar Alun-alun Kota Pandeglang. Sebab, dengan terjadi kerumunan menimbulkan kerawanan penyebaran Covid-19.
“Harusnya aparat keamanan, Tim Satgas mengatur waktu kunjung Alun-alun dan tetap mengimbau warga agar menerapkan protokol kesehatan. Memakai masker saja tidak cukup untuk memutus mata rantai virus corona. Namun harus dibarengi dengan mencuci tangan dan jaga jarak. Lebih penting lagi menghindari kerumunan,” katanya.
Baca Juga: Ratusan Petugas Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Ciputat
Selain itu, Habibi juga meminta aparat dan Tim Satgas agar memasang plang larangan kerumunan di sarana umum, seperti alun-alun. Sebab, situasi kerumunan itu melanggar protokol kesehatan.
“Harus segera dibuat larangan berkujung ke alun-alun. Kalau dibiarkan kerumunan bakal terus membludak di alun-alun,” harapnya. (nipal/(aditya)
