SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, mendorong pada tahun ajaran baru nanti relokasi 4 sekolah terdampak tol Serang – Panimbang, harus sudah selesai. Karena pembelajaran tatap muka (PTM), rencananya akan segera dimulai pada ajaran baru.
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dindikbud Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf mengatakan, pembangunan 4 sekolah yang terdampak tol Serang – Panimbang tersebut merupakan tanggung jawab PT Wijaya Karya (Wika). Kemudian untuk pengadaan lahan, tanggung jawab PPK Jalan Tol.
Namun katanya, untuk lahan saat ini sedang dibuatkan revisi. Karena masih ada dua, yang sebelumnya masih berproses. “Makanya kita dorong, itu kan pekerjaannya oleh WSP (Wika Serang Panimbang). Target kita di Juli sudah siap digunakan,” kata Ma’ruf, Senin (5/4).
Sedangkan terkait bangunan yang lama, ia menuturkan kondisinya masih utuh dan masih bisa digunakan. Ia pun mengaku tidak mau bangunan sekolah lama dibongkar sebelum bangunan baru ada. “Belum ada gantinya, gak bisa main bongkar saja. Kemudian untuk dua lokasi Sekolah lainnya yaitu SDN Cilayang Guha dan SD Seba katanya sudah ada pemenangnya, pihak kontraktor sudah turun ke lapangan,” tambahnya.
Disinggung mengenai rencana sekolah tatap muka, kata dia pihaknya ditugaskan oleh pemerintah pusat untuk menyiapkan prokes kesehatan yang ada di sekolah. Rencananya tatap muka akan dimulai ditahun ajaran baru pada Juli.
“Nah semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan seluruhnya divaksin dulu tuh oleh dinkes. Jadi perjalanannya guru divaksin dulu semua, sekolah disiapkan prokes seperti alat cuci tangan dan segala macam,” imbuhnya. (sidik/mardiana)