Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Edukasi

Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 8 Apr 2021 10:13 WIB
Rubrik Edukasi
Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata

INOVASI: Ketua pelaksana Adiwiyata SMPN 1 Kemiri, Mukti Hartani bersama Bendahara SMPN 1 Kemiri, Salim (47) dan staf memperlihatkan pisang ambon berukuran besar yang menjadi andalan sekolah tersebut. (NENENG/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, KEMIRI—Wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang identik dengan kesan kumuh. Pandangan negatif itu juga menyasar lingkungan pendidikan mulai SD, SMP hingga SMA Negeri.

SMP Negeri 1 Kemiri Kabupaten Tangerang menghapus kesan itu dengan mengikuti program Adiwiyata  yang berkelanjutan. SMPN 1 Kemiri yang berlokasi di Jalan Raya Kemiri itu mulai melakukan perubahan di bidang lingkungan pada tahun 2019. Saat ini, sekolah menjadi lebih bersih, tertata rapi dan nyaman.

Ketua pelaksana Adiwiyata SMPN 1 Kemiri, Mukti Hartani (45) bercerita, pada tahun 2019, sekolahannya masih belum hijau. Tanaman yang ada pun terbatas. Kemudian secara bertahap, pihaknya mengajak seluruh warga sekolah untuk ambil bagian dalam proses penjagaan dan penghijauan lingkungan.

“Setiap hari kita melakukan pembenahan. Dalam waktu satu tahun, kami mendapatkan status sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang,”ujar Mukti, Selasa (6/4/2021) lalu.

SMPN 1 Kemiri  lolos Adiwiyata tingkat kabupaten pada Januari tahun 2020. Sebulan berselang, sekolah ini lolos tingkat provinsi namun baru disampaikan secara lisan oleh tim penilai provinsi.

Mukti menambahkan tujuan sekolah Adiwiyata adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan asri. Untuk itu, seluruh warga sekolah harus peduli terhadap lingkungan. Para siswa, guru, kepala sekolah dan yang lainnya wajib peduli dengan lingkungan dan melakukan pemeliharan secara berkelanjutan.

BeritaTerbaru

Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Universitas Raharja Jadi Tuan Rumah Penguatan Kekayaan Intelektual Kampus di Banten

Selasa, 12 Mei 2026 17:04 WIB
Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Guru Honorer Dihapus Akhir 2026, DPR: Operasional Sekolah Jangan Terganggu

Sabtu, 9 Mei 2026 07:36 WIB
370930

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Warga Tolak Kenaikan BBM Non Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 12:59 WIB
Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat di FLS3N Kabupaten Tangerang

Ribuan Siswa Tunjukkan Bakat di FLS3N Kabupaten Tangerang

Rabu, 6 Mei 2026 16:38 WIB
Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata
TOGA: Bendahara SMPN 1 Kemiri Salim memperlihatkan koleksi tanaman obat keluarga di halaman sekolah. (NENENG/SATELIT NEWS)

“Jadi tidak berhenti sampai di sini. Saat kita sudah lolos Kabupaten Tangerang, kita langsung melakukan perbaikan lagi, yang kurang kita benahi yang sudah ada kita tingkatkan,”ungkapnya.

Sejumlah kendala sempat dihadapi untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata. Diantaranya adalah sulit untuk menggerakkan orang agar peduli lingkungan. Namun permasalahan itu diselesaikan dengan kerja sama tim.

“Adiwiyata itukan kerjanya bukan individu melainkan tim.  Jadi tim itu harus bekerja sama yang tadinya malas digerakin jadi rajin. Intinya kekompakan. Awalnya pas untuk tingkat kabupaten kita belum kompak tapi setelah lolos kabupaten bertahap akhirnya lama-lama jadi kompak,”ungkapnya.

Kerja sama dan kekompakan itu berbuah positif. Di SMPN 1 Kemiri kini terdapat 1.300 tanaman diantaranya tanaman hias, sayuran, buah-buahan, tanaman obat keluarga (Toga) dan cabai rekayasa genetik yang berwarna ungu. Namun terdapat satu tanaman paling menarik di sekolah ini yaitu pohon pisang ambon yang diinovasi menggunakan pupuk urea. Tujuannya untuk memperbesar buah tersebut. Saat ini ada 8 pohon yang sudah diinovasi menggunakan urea.

“Kemarin dokumen kan kita belum diperiksa. Kita  langsung dikatakan lolos karena di sekolah kita itu ada inovasi pisang menggunakan pupuk urea untuk merangsang buahnya menjadi lebih besar dan rasanya juga jadi lebih enak. Ini yang dikenal di SMPN 1 Kemiri,”imbuhnya.

Mukti Hartani mengatakan pihaknya masih akan melanjutkan program tersebut. SMPN 1 Kemiri menginginkan status Adiwiyata Mandiri. Untuk itu, pihaknya akan mempertahankan yang sudah baik dan membenahi kekurangan. Khususnya pada tanaman. Dalam proses tersebut melibatkan DLHK, Dinas Pertanian.

“Yang masih jadi PR saya hanya lapangan. Untuk saat ini saya masih mencari jalan bagaimana caranya biar lapangan sekolah yang sudah rusak itu ada pihak luar bisa membantu atau mencari jalan untuk membangun lapangan tersebut,”tuturnya.

Bendahara SMPN 1 Kemiri, Salim (47) menambahkan di wilayah pantura Kabupaten Tangerang, sekolahannya sudah termasuk yang bagus.  “Kegiatan sekolah juga kita sudah bagus. Untungnya untuk wilayah pantura, SMPN 1 Kemiri dipakai sebagai sekolah dengan perawatan yang bagus,”ujarnya. (mg3/gatot)

Tags: ECOLIFEprogram adiwiyatasmpn 1 kemiri
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Aptisi Banten Dorong Pemda Perkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan
Edukasi

Aptisi Banten Dorong Pemda Perkuat Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan

Selasa, 5 Mei 2026 17:25 WIB
SMK Pustek Serpong
Edukasi

Alhamdulillah! Lulus 100 Persen, Kepala SMK Pustek Serpong Ajak Siswa Terus Berprestasi

Selasa, 5 Mei 2026 07:48 WIB
Soal Guru Honorer, Begini Kata Kadisdik Kota Tangerang
Edukasi

Soal Guru Honorer, Begini Kata Kadisdik Kota Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 19:56 WIB
Meriah! LKS dan FLS3 SMK 2026 Kota Tangsel Resmi Di Tutup
Edukasi

Meriah! LKS dan FLS3 SMK 2026 Kota Tangsel Resmi Di Tutup

Jumat, 1 Mei 2026 08:17 WIB
"Amankan" Perizinan Loka Padel, Pegawai Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat
Edukasi

Cegah Kecurangan PPDB, Tangsel Siapkan Sistem Ketat dan Sekolah Alternatif Gratis

Kamis, 30 Apr 2026 16:01 WIB
Kepala Bidang Perpustakaan DPAD Kota Tangerang Ismu Hartono SE, MT bersama peserta dan dewan juri dalam kegiatan Lomba Read Loud yang diselenggarakan pada Rabu 29 April 2026. (AAN ARWANI/SATELIT NEWS)
Edukasi

Tingkatkan Budaya Literasi, DPAD Kota Tangerang Gelar Lomba Read Aloud

Kamis, 30 Apr 2026 08:24 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

IMG_20260516_141130

WNA Diisolasi di RSPI, Pemerintah: Hantavirus Tak Mudah Menular

Sabtu, 16 Mei 2026 14:14 WIB
Edarkan Obat Keras, IRT di Lebak Ditangkap Polisi

Edarkan Obat Keras, IRT di Lebak Ditangkap Polisi

Senin, 18 Mei 2026 15:22 WIB
Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Tahun Ini Pemkab Serang akan Terima Setoran Rp5,7 M Lebih dari PT KTI

Kamis, 14 Mei 2026 11:16 WIB
Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Senin, 18 Mei 2026 18:51 WIB
Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Pastikan Bebas PMK, 96 Petugas Periksa 35 Ribu Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 19:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.