Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Kamis, 8 Apr 2021 10:13 WIB
Rubrik Edukasi
Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata

INOVASI: Ketua pelaksana Adiwiyata SMPN 1 Kemiri, Mukti Hartani bersama Bendahara SMPN 1 Kemiri, Salim (47) dan staf memperlihatkan pisang ambon berukuran besar yang menjadi andalan sekolah tersebut. (NENENG/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, KEMIRI—Wilayah pesisir utara Kabupaten Tangerang identik dengan kesan kumuh. Pandangan negatif itu juga menyasar lingkungan pendidikan mulai SD, SMP hingga SMA Negeri.

SMP Negeri 1 Kemiri Kabupaten Tangerang menghapus kesan itu dengan mengikuti program Adiwiyata  yang berkelanjutan. SMPN 1 Kemiri yang berlokasi di Jalan Raya Kemiri itu mulai melakukan perubahan di bidang lingkungan pada tahun 2019. Saat ini, sekolah menjadi lebih bersih, tertata rapi dan nyaman.

Ketua pelaksana Adiwiyata SMPN 1 Kemiri, Mukti Hartani (45) bercerita, pada tahun 2019, sekolahannya masih belum hijau. Tanaman yang ada pun terbatas. Kemudian secara bertahap, pihaknya mengajak seluruh warga sekolah untuk ambil bagian dalam proses penjagaan dan penghijauan lingkungan.

“Setiap hari kita melakukan pembenahan. Dalam waktu satu tahun, kami mendapatkan status sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang,”ujar Mukti, Selasa (6/4/2021) lalu.

SMPN 1 Kemiri  lolos Adiwiyata tingkat kabupaten pada Januari tahun 2020. Sebulan berselang, sekolah ini lolos tingkat provinsi namun baru disampaikan secara lisan oleh tim penilai provinsi.

Mukti menambahkan tujuan sekolah Adiwiyata adalah menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan asri. Untuk itu, seluruh warga sekolah harus peduli terhadap lingkungan. Para siswa, guru, kepala sekolah dan yang lainnya wajib peduli dengan lingkungan dan melakukan pemeliharan secara berkelanjutan.

Baca Juga: Gagal Adiwiyata Dua Kali , SDN Gondrong 1 Tak Menyerah

Butuh Kerja Keras dan Kekompakan Warga Sekolah, Pisang Ambon Bawa SMPN 1 Kemiri Raih Adiwiyata
TOGA: Bendahara SMPN 1 Kemiri Salim memperlihatkan koleksi tanaman obat keluarga di halaman sekolah. (NENENG/SATELIT NEWS)

“Jadi tidak berhenti sampai di sini. Saat kita sudah lolos Kabupaten Tangerang, kita langsung melakukan perbaikan lagi, yang kurang kita benahi yang sudah ada kita tingkatkan,”ungkapnya.

Sejumlah kendala sempat dihadapi untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata. Diantaranya adalah sulit untuk menggerakkan orang agar peduli lingkungan. Namun permasalahan itu diselesaikan dengan kerja sama tim.

BeritaTerbaru

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Sehari PJJ, Siswa di Tangerang Selatan Berharap Pembelajaran Tatap Muka

Selasa, 8 Sep 2026 08:16 WIB
Wisuda Lulusan Bidan Perdana,  Institut Asyifa Indonesia Minta Alumni Jangan Gaptek

Wisuda Lulusan Bidan Perdana, Institut Asyifa Indonesia Minta Alumni Jangan Gaptek

Kamis, 3 Sep 2026 16:48 WIB

“Adiwiyata itukan kerjanya bukan individu melainkan tim.  Jadi tim itu harus bekerja sama yang tadinya malas digerakin jadi rajin. Intinya kekompakan. Awalnya pas untuk tingkat kabupaten kita belum kompak tapi setelah lolos kabupaten bertahap akhirnya lama-lama jadi kompak,”ungkapnya.

Kerja sama dan kekompakan itu berbuah positif. Di SMPN 1 Kemiri kini terdapat 1.300 tanaman diantaranya tanaman hias, sayuran, buah-buahan, tanaman obat keluarga (Toga) dan cabai rekayasa genetik yang berwarna ungu. Namun terdapat satu tanaman paling menarik di sekolah ini yaitu pohon pisang ambon yang diinovasi menggunakan pupuk urea. Tujuannya untuk memperbesar buah tersebut. Saat ini ada 8 pohon yang sudah diinovasi menggunakan urea.

“Kemarin dokumen kan kita belum diperiksa. Kita  langsung dikatakan lolos karena di sekolah kita itu ada inovasi pisang menggunakan pupuk urea untuk merangsang buahnya menjadi lebih besar dan rasanya juga jadi lebih enak. Ini yang dikenal di SMPN 1 Kemiri,”imbuhnya.

Mukti Hartani mengatakan pihaknya masih akan melanjutkan program tersebut. SMPN 1 Kemiri menginginkan status Adiwiyata Mandiri. Untuk itu, pihaknya akan mempertahankan yang sudah baik dan membenahi kekurangan. Khususnya pada tanaman. Dalam proses tersebut melibatkan DLHK, Dinas Pertanian.

Baca Juga: SDN Gondrong 2 Optimis Peroleh Adiwiyata Mandiri

“Yang masih jadi PR saya hanya lapangan. Untuk saat ini saya masih mencari jalan bagaimana caranya biar lapangan sekolah yang sudah rusak itu ada pihak luar bisa membantu atau mencari jalan untuk membangun lapangan tersebut,”tuturnya.

Bendahara SMPN 1 Kemiri, Salim (47) menambahkan di wilayah pantura Kabupaten Tangerang, sekolahannya sudah termasuk yang bagus.  “Kegiatan sekolah juga kita sudah bagus. Untungnya untuk wilayah pantura, SMPN 1 Kemiri dipakai sebagai sekolah dengan perawatan yang bagus,”ujarnya. (mg3/gatot)

Tags: ECOLIFEprogram adiwiyatasmpn 1 kemiri
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain
Edukasi

SMPN 25 Ditolak Warga, Pemkot Tangsel Tak Punya Opsi Lain

Kamis, 3 Sep 2026 07:33 WIB
TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap
Edukasi

TKA SMK di Kabupaten Tangerang Disosialisasikan, Sekolah Diminta Bersiap

Rabu, 2 Sep 2026 18:04 WIB
Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat
Banten Region

Wabup Lebak Gagas Bapak-Ibu Asuh di Sekolah Rakyat

Rabu, 2 Sep 2026 17:56 WIB
Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja
Edukasi

Gyokai Indonesia Kompeten Gandeng UNTARA, Siapkan Lulusan SMK Kuliah Sambil Bekerja

Rabu, 2 Sep 2026 12:32 WIB
Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB
Edukasi

Jumlah Mahasiswa Baru Melonjak, UNIS Tangerang Semangat Gelar PKKMB

Selasa, 1 Sep 2026 12:13 WIB
Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah
Edukasi

Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah

Selasa, 1 Sep 2026 08:52 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

PT PWI 6 Bakal Cabut dari Lebak, Nasib Buruh Jadi Sorotan

PT PWI 6 Bakal Cabut dari Lebak, Nasib Buruh Jadi Sorotan

Jumat, 4 Sep 2026 14:36 WIB
Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Dinsos Kabupaten Serang Buka Ruang Pembaruan Data Masyarakat

Rabu, 2 Sep 2026 20:29 WIB
BAGIKAN MASKER -- DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Banten, menyalurkan 10.000 masker kepada masyarakat sebagai respons atas dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK), sejak Minggu (6/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026). (ISTIMEWA)

PKS Banten Tebar 10.000 Masker untuk Warga Terdampak GAK

Selasa, 8 Sep 2026 14:24 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.