SATELITNEWS.ID, SERPONG—Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan motor untuk Marwan (31), pelaku freestyle motor di jalan raya kawasan Bintaro Pondok Aren. Tak hanya itu, Marwan juga dianugerahi sebagai Duta Keselamatan Berlalulintas.
Penghargaan maupun unit motor itu diberikan oleh Polres bukan tanpa alasan. Sebelumnya, polisi menyita sepeda motor bodong milik pria itu lantaran mengemudikan motornya sambil lepas tangan dan duduk bersila di di Jalan Boulevard Bintaro, Pondok Aren Tangsel. Aksi yang sempat viral itu dinilai membahayakan nyawanya serta keselamatan orang lain.
Kasatlantas Polres Tangsel Bayu Marfiando mengungkapkan, kejadian yang sempat viral tersebut dilakukan pada Senin, (19/04). Marwan sendiri tinggal bersama ibu serta tiga orang adiknya. Sedangkan motor yang digunakan pelaku pada saat kejadian, biasa digunakan untuk mengangkut pakan rumput buat kuda majikannya.
Aturan tetap berlangsung dengan memberikan sanksi tilang kepada Marwan. Namun mengingat Marwan adalah tulang punggung keluarga, maka pihak Kapolres memberikan hadiah sebuah motor untuknya.
“Karena kendaraan yang kami sita tidak memiliki dokumen yang lengkap maka pak Kapolres memberikan bantuan sebuah motor dengan surat-surat yang lengkap,” ungkap Bayu, Senin (26/4/2021).
Marwan mengaku kejadian tersebut hanya karena keisengannya belaka untuk menyalurkan hobinya dan tidak tahu akan viral. “Saya ga tau, saya hanya coba-coba eh jadi viral seperti ini,” tuturnya.
Baca Juga: Jumlah Terduga Pelaku Penyerangan Bertambah Satu, Kapolres Tangsel Janji Usut Tuntas
Selain mendapatkan motor baru, Marwan juga diberi gelar sebagai duta keselamatan berlalulintas dengan harapan mampu mengemban tanggung jawabnya dan tidak mengulangi kesalahannya. “Perintah dari bapak Kapolres, pak Marwan ini kita anugerahi sebagai duta keselamatan berlalulintas,” tutup Bayu.
Dengan alasan Marwan memiliki keahlian yang begitu baik dan diperlukan wadah yang benar untuk mengasah kemampuannya. Motor yang diberikan berupa motor bekas, jenis Yamaha Vega ZR. “Jangan sampai dengan kejadian tersebut mata pencaharian Pak Marwan hilang,” kata Bayu.
Polisi juga akan memfasilitasi Marwan mendaftar dan mengikuti uji praktik untuk mendapat surat izin mengemudi (SIM). “Nanti kami juga akan memfasilitasi ujian SIM,” kata dia.
Marwan meminta maaf atas aksi berbahayanya dan berjanji tidak akan mengulanginya saat berkendara di jalan raya. “Saya banyak-banyak terima kasih kepada komandan atas pemberiannya. Saya tidak akan mengulanginya lagi,” ujarnya. (mg4/jarkasih)

















