SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Penyisiran premanisme di Pandeglang juga digelar Polres Pandeglang melalui Operasi Bina Kusuma. Hasilnya 6 orang berhasil diamankan ke Mapolres untuk didata dan diberikan pembinaan.
Premanisme di wilayah Tanjung Priok membuat Presiden Jokowi geram, hingga langsung memerintahkan Kapolri melakukan penindakan tegas terhadap aksi premanisme. Menindaklanjuti itu, Kapolri langsung menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas para preman. Termasuk di wilayah hukum Polres Pandeglang.
Kapolres Pandeglang, AKBP Hamam Wahyudi mengatakan, penindakan premanisme oleh Polres Pandeglang-Polda Banten melalui Operasi Bina Kusuma. Kegiatan ini menyasar tempat-tempat yang kerap menjadi ladang aksi premanisme, Sabtu (12/6/2021). Pada operasi itu, Polres berhasil mengamankan 6 orang yang diduga premanisme dan kerap melakukan Pungutan Liar (Pungli). Operasi ini, pihaknya menegaskan tujuannya yakni untuk memberantas premanisme dan Pungli di wilayah Hukum Polres Pandeglang.
“Kami jajaran Polres Pandeglang menggelar Operasi Bina Kusuma, untuk menindak premanisme dan Pungli yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Pandeglang,” kata AKBP Hamam Wahyudi, Sabtu (12/6/2021).
Menurut Kapolres, kegiatan itu dilaksanakan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Kabupaten Pandeglang. “Semoga wilayah Kabupaten Pandeglang tetap aman dan kondusif,” harapnya.
Kapolres menegaskan, dalam operasi tersebut didapat 6 orang yang diduga premanisme dan melakukan Pungli di wilayah Kota Pandeglang. “Kami bakal melakukan pembinaan apabila ada yang mengarah ke pelanggaran hukum,” katanya.
Kapolres mengimbau kepada masyarakat, apabila menjadi korban atau melihat dan mendengar aksi premanisme untuk dilaporkan ke Polres Pandeglang atau ke Polsek terdekat, serta bisa juga menghubungi call center 110. “Kami siap melayani,” tandasnya. (nipal/aditya)