SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Pemuda difabel diduga dicekoki Miras (Minuman Keras) hingga badannya melepuh. Pemuda bernama Zaenal Abidin (27), warga Kampung Marga Asih, Desa Kadumadang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang itu, kini harus berbaring di rumah sakit, guna perawatan medis lebih lanjut.
Sepupu Korban, Irwan Oktaviani (27) mengungkapkan, kejadian yang menimpa sepupunya itu bermula saat ada keluhan di bagian mulutnya yang sakit dan terasa panas pada Kamis (10/6) lalu, hingga bibir pemuda disabilitas itu melepuh dan berubah warna menjadi kehitaman.
“Tadinya cuma timbul bintik-bintik, namun lama kelamaan melepuh seperti kesiram air panas. Akhirnya kami langsung membawanya ke Puskesmas bersama keluarga,” kata Irwan Rabu, (16/6).
Saat tiba di Puskesmas lanjut Irwan, kondisi Zaenal makin parah. Bahkan area kulitnya yang terbakar ternyata meluas menutupi seluruh wajahnya, bahkan menjalar hingga ke bagian dada.
Pihak puskesmas kemudian langsung merujuk Zaenal ke RSUD Berkah Pandeglang, karena kondisinya sudah bertambah parah. Ketika tiba di rumah sakit, luka bakar yang dialami pemuda difabel itu sudah menjalar hingga ke area selangkangan.
“Dibawa ke rumah sakit itu malem-malem udah setengah badannya melepuh. Alhamdulillah langsung ditangani, langsung masuk IGD terus luka bakarnya enggak menjalar lagi setelah dikasih obat sama dokter,” terangnya.
Baca Juga: Bawa Tembakau Sintetis dan Miras, Pemuda di Tangsel Diciduk Saat Patroli Polisi
Berdasarkan hasil diagnosa dokter, Irwan mengungkapkan, disebutkan bahwa Zaenal mengalami alergi obat hingga mengakibatkan kulitnya melepuh. Kondisi itu terjadi lantaran terdapat pengaruh alkohol di dalam tubuhnya yang menyebabkan setengah badan Zaenal berubah menghitam, seperti mendapat luka bakar.
Dari situlah kecurigaan muncul di benak keluarga. Pasalnya, Zaenal dalam dua tahun terakhir sedang menjalani pengobatan akibat mengalami gangguan penyakit mental.
“Keluarga kan curiga, ditambah dari hasil labnya kata dokter ada kejanggalan alkohol. Ternyata pas ditanya sama orangnya, dia akhirnya mau ngomong. Bener ada yang ngasih <iras pas malem sebelum tubuhnya kayak gini,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, kata Irwan, pihak keluarga melaporkan ke aparat kepolisian. Pihak keluarga berharap polisi bisa mengusut secara tuntas perkara ini, agar pelaku bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Iya, sudah ada yang lapor. Semalam juga ada polisi datang ke rumah nyelidikin kasusnya. Mudah-mudahan cepet diusut, supaya pelakunya juga bisa segera ditangkap,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























