SATELITNEWS.ID, SERPONG UTARA— Aksi para pelaku kejahatan di jalanan semakin membabibuta. Tiga pria yang sedang melintasi Jalan Graha Raya, Kampung Kayu Gede Kelurahan Pakujaya Kecamatan Serpong Utara, menjadi korban penyerangan sekelompok orang yang diduga kawanan begal, Minggu (01/3/2020). Satu dari tiga korban tewas akibat terkena sabetan senjata tajam pelaku.
Ketiga korban tersebut diantaranya Deni Saputra (19), Ahmad Fauzi (24), dan Muhamad Rizki Fadillah (23). Mereka tiba-tiba diserang oleh sekitar 10 orang secara bersamaan.
Kapolsek Serpong Kompol Stephanus Luckyto menerangkan, insiden yang terjadi saat pukul 04.00 WIB itu, berawal ketika ketiga korban sedang ingin pulang dari kontrakan. Mereka berboncengan dan melawan arus ke arah Ciledug.
Namun pada saat melintas dari arah sebaliknya, ketiga korban melihat gerombolan sekitar 10 orang dengan menggunakan sepeda motor saling berboncengan dengan membawa senjata tajam.
“Khawatir akan diserang, ketiga korban pun lari terbirit-birit lantaran panik. Bahkan, atas kepanikan itu, sepeda motor milik Ahmad Fauzi pun ditinggal begitu saja karena ketakutan,” ungkap Kompol Stephanus Luckyto, Senin (02/3/2020).
Ketiga korban lari menghindar karena mereka dikejar-kejar oleh kawanan pelaku. Sayangnya, salah satu korban atas nama Fauzi berhasil dikepung pelaku. Di saat itulah, pelaku melancarkan aksinya dengan membacok korban menggunakan senjata tajam (Sajam). “Dibacok dengan menggunakan sajam ke arah badan sehingga mengenai bagian dada sebelah kanan dengan tiga luka sayatan, dan lengan atas sebelah kanan satu sayatan,” tuturnya.
Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 12 Agustus 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
Korban pun langsung tersungkur dan meregang nyawa. “Kejadian tersebut membuat korban meninggal dunia setelah sampai di Rumah Sakit Mulia Pinang, Kota Tangerang,” sambungnya.
Pelaku tak hanya membacok korbannya. Pelaku juga melemparkan sebuah batu ke arah korban atas nama Deni. Korban yang tertimpa pun langsung jatuh, dan mengalami luka sobek di bagian belakang kepalanya, luka lecet dibagian siku, dan kakinya. Sedangkan Rizki berhasil kabur dan tidak terkejar oleh rombongan.
Luckyto memaparkan, aksi brutal para pelaku itu tak hanya menelan korban jiwa, dan luka-luka. Pelaku pun merampas barang berharga para korbannya. “Barang yang dicuri oleh pelaku, yaitu satu unit Sepeda Motor Honda warna hitam, dan dua buah handphone merek Vivo dan Samsung milik para korban,” pungkasnya.
Luckyto mengatakan, para pelaku sudah berhasil diidentifikasi dan sedang dalam pengejaran. “Untuk pelaku sudah dapat diidentifikasi dan sedang dilakukan pengejaran,” pungkasnya. (jarkasih)

















