SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan telah menerima laporan polisi terkait kasus dugaan pelecehan seksual terhadap siswa sekolah di kawasan Ciater, Serpong.
Perkara tersebut kini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tangerang Selatan.
“Benar bahwa saat ini untuk laporan polisi tentang hal tersebut telah diterima oleh polres Tangerang Selatan,” ujar Kasubsi Pengelola Informasi, Dokumentasi, dan Multimedia Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Santoso, Jumat (25/9/2026).
Yudhi menyampaikan, penyidik masih melakukan serangkaian langkah untuk mengungkap perkara tersebut.
“Untuk perkembangan saat ini penyidik utamanya unit PPA Satreskrim Polres Tangerang masih melakukan penyelidikan terkait permasalahannya,” jelasnya.
Menurutnya, penyidik juga telah melakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap semua pihak yang terkait.
Baca Juga: Andra Soni dan Benyamin Davnie Sambangi Keluarga Jurnalis Donal di Tangsel
“Saat ini juga telah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi terhadap saksi dan pihak yang dirugikan,” sebutnya.
Yudhi menegaskan, proses penyelidikan masih berjalan. Karena itu, pihak kepolisian belum menyampaikan secara rinci hasil pemeriksaan maupun kesimpulan mengenai perkara tersebut.
Ia memastikan penyidik masih bekerja untuk mengungkap fakta dan kronologi peristiwa berdasarkan keterangan para pihak serta proses hukum yang berlaku.
“Update perkara untuk kasus tersebut nanti akan kami sampaikan, yang pasti saat ini penyidik sedang bekerja untuk supaya terkait peristiwa ini bisa terungkap dan bisa melakukan kegiatan sesuai SOP dan perundang-undangan,” katanya.
Diberitakan sebelumnya, seorang guru madrasah swasta di Kecamatan Serpong dilaporkan ke Polres Tangerang Selatan atas dengan tuduhan melakukan pelecehan seksual terhadap salah satu siswa perempuannya. Laporan itu dibuat kuasa hukum korban Muhammad Fadhli, Selasa (22/9).
“Laporan atas dugaan tindak pidana pelecehan seksual dengan korban anak di bawah umur dengan terduga pelaku merupakan mantan guru dari korban tersebut,” ujar Fadhli usai melakukan pelaporan. (eko)
Baca Juga: Pembangunan Infrastruktur Tangsel Dikebut, Ditargetkan Rampung 100 Persen Desember

















