SATELITNEWS.ID LEBAK—Keresahan nelayan di Lebak selatan akan adanya aktivitas kapal tongkang yang melintasi jalur tangkapan ikan nelayan mendapat tanggapan dari anggota DPRD Kabupaten Lebak Musa Weliansyah. Dia menyampaikan, kabar tersebut, harus segera ditindaklanjuti dinas terkait agar persoalan ini bisa segera diselesaikan.
Menurut anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, persoalan itu harus segera ditangani jangan sampai menimbulkan polemik dikemudian hari. Apalagi jika benar itu terjadi sebab menyangkut urusannya perut.
“Karena ranahnya Dinas Perhubungan dan Dinas Kelautan, maka saya mendesak pemerintah untuk segera melakukan kroscek kelapangan atas kabar berita tersebut,” ujar Musa, kepada Satelitnews.id melalui telepon selulernya. “Apakah kapal – kapal tersebut benar melintasi jalur penangkapan ikan atau memang sudah sesuai rutenya yang sudah ada amdal lalinnya,” sambung Musa.
Musa mengatakan, jika kapal tongkang pengangkut batu bara ini yang dikabarkan telah membuat resah nelayan sesuai aturan atau tidak. Karena, hal ini butuh kepastian dari dua dinas tersebut. “Ya kalau memang sudah sesuai aturan, tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi, jika memang itu melanggar aturan harus segera ditindak tegas,” tandasnya.
Untuk diketahui nelayan di Kecamatan Wanasalam dan sekitarnya, mengaku resah beberapa hari terakhir oleh kapal tongkang yang diduga milik perusahaan salah satu perusahaan semen, yang lalu lalang di jalur nelayan yang merupakan wilayah tempat menjaring ikan. (mulyana/made)
