SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar melakukan monitoring vaksinasi massal di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Tigaraksa, Selasa (29/6). Bupati berharap, dengan kemampuan 35.000 vaksinasi ini, volume pengiriman vaksin dapat konsisten di Kabupaten Tangerang dengan rata-rata 25.000 – 35.000 dosis. Sehingga dapat dapat mempercepat proses vaksinasi.
Bupati mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menargetkan sebanyak 35.000 ribu orang divaksin, Selasa kemarin di 73 titik, 44 Puskesmas, 21 Rumah Sakit, dan 8 Sentral Vaksinasi di Kabupaten Tangerang, demi tercapainya herd immunity. Guna memastikan berjalan lancar, bupati monitoring 9 titik, yaitu Sport club Citra Raya, Suvarna Sutera, Kantor kecamatan Sindang Jaya, Sumarecon Gading Serpong, Gor Pasar Kemis, Kantor kecamatan Pasar Kemis, Q-Big BSD City, Universitas Atmajaya Cisauk, Gedung Serbaguna Kecamatan Tigaraksa.
“Insyaallah jika ini berjalan dengan baik, warga Kabupaten Tangerang yang dapat tervaksin mencapai 100 ribu perminggu, dan mudah-mudahan hingga bulan Desember 2021 mencapai 2 juta penduduk Kabupaten Tangerang,” jelasnya.
Hasil dari monitoring di 9 titik berjalan lancar, tertib dan terkendali. Di sisi lain, bupati juga mengingatkan warganya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. Yakni, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan terakhir membatasi mobilitas.
“Jangan ke luar rumah jika dirasa tidak penting sekali. Bersama-sama kita bisa mengendalikan pandemi ini,” katanya.
Di tempat yang sama, dr.Henda Tarmizi menjelaskan, Hari ini (Selasa 29 Juni 2021) telah melaksanakan kegiatan vaksinasi untuk 35.000 dosis di 73 titik se-Kab.Tangerang dan mulai dilakukan dari jam 08.00-16.00 WIB.
“Titiknya ada di semua Puskesmas, kemudian semua rumah sakit, kemudian juga ada di central-central vaksinasi seperti Atmajaya, Mall Karawaci, Sumarecon Mall Serpong kemudian juga di Suvarna Sutra. Kemudian juga ada di Citra Raya,” jelas dr Hendra.
Selain itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama Pemkab Tangerang ke depannya akan melakukan vaksinasi kurang lebih 10.000 sampai 15.000 sehari, dan vaksinasi tersebut ditargetkan dalam seminggu akan ada 2-3 kali vaksinasi.
“Nanti beberapa minggu ke depan itu, nanti kita ada vaksinasi reguler, kita berusaha untuk vaksinasi kurang lebih 10.000 sampai 15.000 sehari. Itu akan bergulir terus dalam seminggu mungkin ada 2/3 kali,” kata bupati.
Ia pun mengimbau, bagi masyarakat yang sudah divaksin untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, mengingat kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang sangat tinggi.
Di tempat terpisah, Sekretaris Satgas yang juga Sekda Kabupaten Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, memonitor langsung vaksinasi di Kecamatan Cikupa. Setibanya di sana, Sekda langsung mengecek antrean dan pelaksanaan penerapan protokol kesehatan.
“Kesiapan vaksinasi massal di 29 kecamatan, 26 rumah sakit swasta berjalan dengan baik, prokesnya dijaga dengan baik dan antusias masyarakat terus sangat tinggi, menunjukkan semangat bangkit dari pandemi,” ungkap Maesyal Rasyid, saat kunjungannya.
Setelah meninjau di Kecamatan Cikupa, berlanjut kecamatan Curug dan Panongan. Menurut Sekda, di Kecamatan Panongan menerapkan waktu untuk antrean vaksinasi sehingga masyarakat yang berdatangan lebih tertib dan nyaman menunggu, sambil duduk diantrean. Terlebih disiapkan snack dan air mineral.
“Selain di kecamatan, ada pula pelaksanaan vaksinasinya di Kampus Atmajaya, Mall Q-Big, Summarecon Mall Serpong, Suvarna Sutra,” pungkasnya. (aditya)