SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 dan yang sedang Isolasi Mandiri (Isman), Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang sudah salurkan 2 ribu paket sembako.
Selain itu, ditambah 30 ton beras yang bersumber dari Pemerintah Pusat atau program Cadangan Beras Pemerintah (CBP), yang sudah diserap dari Bulog.
Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah mengungkapkan, Pemkab Pandeglang melalui instansi yang dipimpinnya masih mempunyai cadangan sembako untuk membantu yang terdampak Covid-19, maupun yang sedang Isman.
“Sesuai instruksi Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, total jumlah paket sembako yang sudah kami bagikan sekitar 2 ribu. Itu diperuntukkan masyarakat dan juga para tenaga kesehatan (Nakes), yang sedang Isman,” kata Nuriah, Selasa (13/7/2021).
Katanya, bukan hanya masyarakat saja yang menjadi prioritas sebagai penerima bantuan. Namun pihaknya juga memprioritaskan para Nakes, sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19.
“Nakes yang sudah dibantu, ada di 32 Puskesmas, termasuk di RS Aulia dan RSUD Berkah Pandeglang,” tambahnya.
Baca Juga: Petani Gunung Karang Pandeglang Resah Akibat Harga Jual Sayuran Anjlok
Menurutnya, program CBP untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 100 ton. Dari jumlah itu, pihaknya baru menyerap sebanyak 30 ton.
“Kami manfaatkan itu untuk membantu masyarakat yang sedang isolasi mandiri. Sisa kuota masih banyak, ada 70 ton lagi di Bulog,” tandasnya.
Terpisah, selain Dinsos Pandeglang, pihak Polres Pandeglang juga telah menyalurkan bantuan paket sembako. Kasat Binmas Polres Pandeglang, AKP Hendri Dunand, warga yang terdampak pandemi diberi bantuan sebagai wujud kepeduliannya.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesame, khususnya di tengah pandemi. Selain memberikan sembako, kami juga berikan imbauan agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ungkap AKP Hendri. (nipal/mardiana)
