SATELITNEWS.ID, LEBAK—Kabar baik datang dari Kabupaten Lebak. Angka kesembuhan virus Corona di Bumi Multatuli naik signifikan. Dan kini Lebak pun kembali zona oranye.
Namun, demikian penerapan PPKM Darurat yang dimulai tanggal 2 sampai 20 Juli 2021 mendatang tetap diberlakukan. Bahkan tak ada kelonggoran bagi masyarakat di masa kebijakan tersebut. Nyaris dua minggu, Pemkab Lebak memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyaralat (PPKM) Darurat dengan berbagai aturan pengetatan aktivitas masyarakat, membuahkan hasil baik. Sebab, perhari Selasa tanggal 13 Juli 2021 angka kesembuhan penyebaran Covid-19 di klaim mengalami peningkatan yang signifikan yakni 4991 dari jumlah terkonfirmasi sebanyak 5913 kasus.
“Tetap masih dilakukan pengetatan-pengetatan, tidak ada kelonggaran pada pembatasan kegiatan masyarakat sesuai dengan Inmendagri dan Inbup,” kata Anggota Sekretariat Satgas Covid-19 Lebak, Ajis Suhendi, Rabu (14/7/2021)
Ajis menerangkan, sampai tanggal 20 Juli 2021 mendatang, Kabupaten Lebak masih merupakan daerah dengan asesmen situasi pandemi level 3. Maka dari itu, sejauh ini meski berstatus zona oranye belum dilakukan pelonggaran pembatasan.
“Harapan kami hasil evaluasi dari tren kasus yang menurun, angka kesembuhan naik signifikan, Lebak bisa berada pada level 2 atau 1. Dengan begitu, secara perlahan dilakukan pelonggaran,” terang Ajis.
Ajis yang juga Asissten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Lebak ini, mengakui bahwa kondisi saat ini, terutama selama pemberlakukan PPKM Darurat merupakan kondisi yang sulit dan berat bagi masyarakat. Tracking dan tracing secara agresif dilakukan untuk mengendalikan kasus karena positivity rate yang masih di bawah target WHO.
“Berat memang, tapi butuh kerja sama masyarakat dan semua pihak. Ada kabar baik, Lebak zona oranye karena kerja sama dari semuanya masyarakat,” imbuhnya.
Kepala Dinas Satpol PP Lebak, Dartim menambahkan, Lebak yang kini kembali ke zona oranye setelah dua minggu berada di zona Merah, bukan berarti prokes diabaikan. Maka dari itu, ia mengajak semua masyarakat untuk terus meningkatkan prokol kesehatan agar Lebak bisa kembali ke zona kuning bahkan bisa ke zona hijau lagi.
“Terus tingkatkan prokes dengan menggunakan makser, mencuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan. Semoga lebak bisa kembali ke zona kuning bahkan ke hijau,”pungkasnya.(mulyana/made)