SATELITNEWS.ID, KARAWACI—Pemerintah Kota Tangerang melakukan uji coba aplikasi untuk vaksinasi Covid-19. Dengan aplikasi ini, sistem yang sebelumnya dijalankan secara manual menggunakan kertas kini dibuat secara digitalisasi.
Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah menyatakan, dengan sistem digital ini, penginputan di P-Care menjadi lebih cepat. “Mudah-mudahan ini akan mempercepat proses vaksinasi ke depan.,” ujar Arief kepada wartawan usai uji coba di SMPN 29 Kota Tangerang, di Gang Uja Winata No.83, RT.001/RW.003, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (26/07/2021).
Arief menjelaskan, pada tahap awal, pihaknya masih menemui kendala sebab para murid belum begitu familiar karena itu pihaknya akan mengubah dengan tidak lagi menggunakan ponsel akan tetapi dengan mengirim undangan. “Diprint-kan QR-nya supaya lebih cepat petugas melakukan vaksinasi. Jadi yang tadinya empat meja menjadi dua meja dan itu pun digabung,” terangnya.
“Jadi kemarin itu sempat Dinas Kesehatan dalam satu hari memvaksinasi 18 ribu, 25 ribu per hari sesuai target presiden 5 juta per hari secara nasional,” terangnya. Sampai hari ini jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi mencapai 553.270 untuk dosis pertama dan 232.495 untuk dosis II.
Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang Mulyani menyampaikan, bila sudah semakin siap nantinya sistem ini diparmanenkan untuk digunakan dalam proses vaksinasi di Kota Tangerang. “Tapi memang masih ada kendala ya, makanya nanti akan terus kita sempurnakan,” ujarnya.
Sementara Kepala SMPN 29 Kota Tangerang Carwani menyampaikan, jumlah siswa di sekolah yang ia pimpin untuk peserta vaksinasi mencapai 758 siswa. “Itu mereka yang berusia 12 tahun ke atas,” ucapnya. Selain siswa SMP 29, ada pula siswa dari sekolah SMP 12 Strada 2 yang diikutkan. “Jumlahnya mencapai 200 orang,” terangnya. (made)
Baca Juga: Kak Herman dalam Kenangan: Membina, Mengabdi, dan Menginspirasi Anak Muda
