SATELITNEWS.ID, LEBAK—Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak berencana memanggil Dinas Sosial (Dinsos) dan PT Pos Indonesia serta Bulog. Lembaga itu akan diiminta klarifikasi terkait temuan kondisi beras bantuan PPKM yang tidak layak konsumsi.
Pemanggilan itu tak lain, terkait adanya penyaluran beras bantuan masyarakat yang terdampak di masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang ditemukan tak layak konsumsi di beberapa daerah di Kabupaten Lebak.
“Kami (komisi III) sudah mengagendakan pemanggilan terhadap Bulog, Dinsos dan PT Pos serta perwakilan masyarakat. Itu, nanti di hari Rabu (11/08/2021) mendatang. Kita rapat terbuka untuk umum,” kata Wakil Ketua DPRD Lebak, Acep Dimyati.
Acep mengungkapkan, temuan beras tak layak konsumsi rupanya tidak hanya di Desa Lebak Parahiang Kecamatan Leuwidamar, namun juga terjadi di sejumlah desa lainnya, yakni Desa Muncang Kopo Kecamatan Cikulur dan Desa Panggarangan, Kecamatan Panggarangan. Maka dari itu, agar persoalan ini bisa diketahui apa yang menjadi penyebabnya maka perlu dilakukan rapat dengar pendapat.
“Saya kira tidak menutup kemungkinan ini banyak terjadi di perkampungan lain. Ini kan seolah (Bulog) gambling, dikirim beras kondisi seperti ini (tak layak konsumsi). Masyarakat berteriak baru berasnya diganti,” ujar Acep.
Menurut anggota legislatif dapil VI ini, bukan kali ini saja, Bulog melakukan pergantian ketika ada keluhan warga karena beras yang diterima rusak. “Bukan hanya sekarang aja, pada program-program sebelumnya juga sama. Ini kok terulang lagi, Bulog seperti enggak punya manajemen dan standar kerja yang kelas,” sebut Acep.
Ketua Komisi III Yayan Ridwan menambahkan, pemanggilan terhadap Bulog, Dinsos, dan PT POS guna mengklarifikasi apa yang menjadi penyebab terjadi beras yang tidak layak konsumsi. Sebab, kata Yayan, kejadian ini tidak hanya di Lebak saja melainkan juga terjadi di Kabupaten Pandeglang. “Kita cari tahu titik yang menjadi penyebabnya. Agar kejadian ini tidak terulang lagi,” pungkasnya.(mulyana)