SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan vaksinasi Covid-19 jemput bola menggunakan mobil vaksinasi keliling. Luasnya wilayah membuat Pemkab berencana untuk menambah tiga unit mobil vaksin lagi, yang saat ini baru ada satu unit. Hal itu untuk menjangkau warga yang sulit mendapatkan vaksinasi atau warga yang tinggal di daerah terpencil.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan, penyediaan vaksinasi jemput bola dilakukan untuk upaya percepatan vaksinasi Covid-19.
“Mobil vaksinasi itu nantinya akan beroperasi di daerah-daerah yang sulit dijangkau, sehingga nantinya masyarakat bisa mendapatkan vaksin dengan mudah,” ujar Hendra, Rabu (11/8/2021).
Menurut Hendra, saat ini lokasi vaksinasi yang menggunakan mobil keliling baru beberapa kecamatan, yaitu Kelapa Dua dan Tigaraksa. “Itu untuk dua minggu ini,” imbuhnya.
Adapun jadwal mobil keliling vaksinasi, Kamis 12 Agustus 2021 di Kelurahan Kaduagung RW 01 (Puskesmas Tigaraksa), Jumat 13 Agustus 2021 Kelurahan Kaduagung RW 02 dan 03 (Puskesmas Tigaraksa), Selasa 16 Agustus Kelurahan Kaduagung RW 04 (Puskesmas Tigaraksa). Untuk Kapasitas vaksinasi di mobil keliling bisa melayani sampai 200-300 orang.
Untuk persyaratan melakukan vaksinasi berusia minimal 18 tahun dan memiliki KTP, atau Surat Keterangan Domisili dari RT/ RW setempat.
Baca Juga: 529 KK di Kabupaten Tangerang Protes Ketidaksesuaian Desil DTSEN
“Syaratnya sama, yang membedakan nanti kita itu datang langsung ke RT atau RW-nya. Nanti kita langsung laksanakan vaksinasi di situ. Persyaratannya sama semua dengan yang lain-lain jadi dari usia 18 tahun ke atas,” ujarnya.
Tarmizi mengatakan, saat ini fasilitas mobil vaksinasi akan terus diupayakan untuk ditambah, agar memudahkan dan mempercepat vaksinasi. “Saat ini baru tersedia satu unit mobil yang baru beroperasi. Semoga secepatnya nanti akan bertambah tiga unit mobil lagi untuk mendorong percepatan pembentukan herd immunity,” harapnya.
Sementara itu, sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Desiriana Dinardiani mengatakan, tujuan mobil vaksin ini adalah untuk mendekatkan masyarakat yang belum divaksin, karena selama ini vaksinasi dilakukan di Puskesmas, rumah sakit dan di beberapa sentra-sentra vaksin yang disediakan oleh pemerintah. Untuk itu, Pemkab masih memerlukan strategi yang lain, karena banyak juga masyarakat terutama yang di pedesaan yang tidak sempat atau sulit menjangkau sentra-sentra vaksin tersebut.
“Kita berinisiatif untuk melakukan jemput bola, jadi kita yang mendekatkan diri kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi pada masyarakat di lingkungan-lingkungan khususnya desa,” ujarnya.
Dia berharap program ini bisa berjalan lancar dan yang tadinya warga tidak mau divaksin karena lokasi yang jauh mau divaksin. “Dengan adanya mobil vaksin ini masyarakat yang tadinya enggan divaksin bisa mau divaksin,” pungkasnya. (mg5/aditya)
























