SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Insiden kecelakaan tunggal menimpa dump truk pengangkut tanah, Minggu (15/08/2021) sore di Jalan Raya MH Thamrin, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pukul 15.00 WIB. Transformer yang membawa muatan tanah dari arah Gading Serpong, Kabupaten Tangerang menuju Sewan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang menghantam tiang reklame hingga membuat kepala truk nyaris terbelah.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja sang sopir bernama Eko Maulana (43) sempat terjepit di dalam ruang kemudi dan mengalami luka-luka di bagian kaki. Korban juga nampak syok atas musibah yang baru dialaminya. Akibat kejadian itu juga, sebagian muatan truk tumpah ke jalan namun tidak sampai mengganggu arus lalu lintas.
Kepada SatelitNews.Id, Eko mengatakan, truk yang dibawanya mulai terasa tak beres ketika posisi menurun dari atas jembatan tol Jakarta Merak, setelah Hotel FM3. “Sudah terasa kaku aja setir pas dari turunan. Anginnya sudah nggak ada sama sekali, jadi udah nggak bisa ngapa-ngapain lagi. Alhamdullilah saya masih diselamatkan Tuhan walau pun tadi sempet kejepit juga di dalem,” ujar Eko yang mengaku berasal dari salah satu perusahaan konstruksi ini. Dia lantas bisa keluar setelah dibantu warga sekitar.
Eko juga mengatakan, saat kejadian kecepatan kendaraannya berkisar 40 Km/jam. “Mobil kayak gini nggak bisa ngebut bang,”ucapnya. Ketika disinggung hendak dipergunakan untuk apa muatannya, korban mengatakan bahwa tanah tersebut akan dibawa ke pangkalan perusahaannya.
“Ini juga lagi nunggu bos datang,” ungkap pria yang mengaku sudah delapan tahun bekerja sebagai sopir dump truk itu. Untuk diketahui, berdasarkan Perwal Kota Tangerang 30 /2012 tentang Jam Operasional Kendaraan Bertonase Besar truk tambang atau tanah hanya diperbolehkan melintas pada pukul 20.00 hingga 05.00 WIB di Kota Tangerang. (made)
























