SATELITNEWS.ID, LEBAK—Satuan Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kabupaten Lebak menyebut kasus penyebaran Covid-19 melandai Bumi Multatuli. Pasalnya, dalam tiga hari terakhir tidak ada warga yang terpapar.
Melihat situs resmi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak per Selasa, 14 September 2021, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 8.982. Sebanyak 8.639 orang dinyatakan sembuh, 134 orang masih menjalani isolasi dan 209 orang meninggal dunia.
“Dalam tiga hari berturut-turut, yakni 12-14 September 2021, Satgas Kabupaten Lebak mencatat tidak ada atau nol kasus terkonfirmasi positif Covid-19,” kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, Rabu (15/09/2021).
Kabupaten Lebak, di masa pandemi Covid-19 ini berada di Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2. Di masa memberlakukan ini ada sejumlah kelonggaran bagi aktifitas warga, baik pelaku usaha maupun lainnya namun tetap dengan protokol kesehatan yang ketat. “Alhamdulillah semoga tidak ada kasus seperti ini terus bisa kita pertahankan,” harap Firman.
Menurut Firman, tidak ditemukannya kasus baru dalam tiga hari berturut-turut itu disebabkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes) sudah baik. “Masyarakat sudah lebih disiplin menerapkan prokes dan dibarengi juga dengan kekebalan tubuh setelah mendapat vaksinasi,” ungkap Firman.
Kepala Dinkes Lebak Triatno Supiyono membenarkan bahwa dalam kurun tiga hari terakhir tidak ada penambahan kasus baru. Ia pun berharap, angka Covid-19 di Lebak bisa terus ditekan sehingga Lebak kembali ke zona hijau.
Baca Juga: Di Bukit Sunyi Lebak, Ribuan Umat Katolik Datang Menitipkan Harapan di Goa Maria Kanada
“Intinya, kepatahuan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan jangan kendor tapi harus terus ditingkatkan. Sebab, sebagus apapun kebijakan pemerintah jika peran masyarakat mengabaikan prokes sama saja gak akan mempengaruhi penekenan penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(mulyana)
