SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Para guru ngaji yang masuk dalam program asuransi Sabar (Sahabat Baik Asep Rafie), saat meninggal dunia telah diberikan santunan kematian oleh Wakil Ketua DPRD Pandeglang, Tubagus Asep Rafiudin Arief.
Salah seorang yang masuk program itu, dan mendapat santunan yakni, Almarhum Ustad Jaja Widarja. Santunan kematian itu, diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Pandeglang kepada keluarga ahli waris, almarhum Ustad Jaja Widarja, di kediamannya di Kampung Kuranten, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Selasa (14/9/2021) malam.
Penyelenggara Program Asuransi Sabar, Tubagus Asep Rafiudin Arief mengatakan, progam yang digagasnya untuk para ustad yang mengajar ngaji dan marbot masjid atau musola itu, bekerjasama dengan yayasan Amanah Takaful.
“Program asuransi Sabar adalah, bentuk apresiasi untuk guru ngaji dan marbot yang ada di Pandeglang, termasuk kepada almarhum Ustad Jaja Widarja yang kami santuni semalam (Selasa,red). Santunan dari asuransi ini, tidak bisa menggantikan kehilangan. Tapi, mudah-mudahan bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” kata Asep, Rabu (15/9/2021).
Sejauh ini tambahnya, program itu salah satu bentuk pengabdian untuk masyarakat melalui komunitas Sabar itu, dan sudah diberikan kepada 131 orang yang tersebar di Kabupaten Pandeglang
“Kami memberikan 131 Kartu Sabar untuk guru ngaji dan marbot. Harapan kami kedepan, penerima manfaat program ini bisa bertambah,” ujarnya.
Baca Juga: Gubernur Andra Keluarkan Kepgub Pemberhentian Anggota Fraksi PKS DPRD Pandeglang
Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS ini menyatakan, program asuransi Sabar itu bukan hanya untuk santunan kematian saja. Tapi juga untuk membantu biaya pengobatan, apabila penerima manfaatnya dirawat.
“Penerima kartu ini bisa mendapat bantuan biaya pengobatan bagi yang sakit, klaim ganti rugi, apabila mengalami cacat karena kecelakaan hingga kematian,” tandas Ketua DPD PKS Pandeglang ini.
Seorang keluarga Almarhum, Ustad Badowi mengaku, berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Pandeglang tersebut. Katanya, bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu keluarganya.
“Setelah bapak meninggal dunia, keluarga juga dapat santunan yang meringankan beban keluarga,” imbuhnya. (nipal)
























