SATELITNEWS.ID, MAUK—Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghadiri panen raya udang vaname di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Rabu (13/10). Panen itu dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-389.
“Udang yang dihasilkan ditambak sudah sangat luar biasa. Hal itu bisa kita lihat bersama,” kata Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Rabu (13/10).
Lanjut Zaki, pengembangbiakan undang vaname yang diduga sangat sulit dikembangbiakan ini, ternyata bisa dikembangbiakan di wilayah Kabupaten Tangerang. Kata dia, pengembangbiakan udang vaname menggunakan metode yang terbilang tepat bisa dipanen dalam waktu 108 hari.
“Udang vaname yang dikhawatirkan tidak bisa dikembangbiakan disini, ternyata bisa kita lakukan dalam waktu 108 hari sudah bisa dipanen,” ujarnya.
Lanjut Zaki, dalam rangka HUT Kabupaten Tangerang ke-389, pihaknya mengunjungi Kampung Ketapang, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk yang merupakan Kawasan Aqua Culture, akan menjadi menjadi percontohan dari gerbang mapan yang seutuhnya.
Kata Zaki, di Desa Ketapang sendiri, merupakan tempat penyemaian, pembibitan dan pembesaran dari mangrove-mangrove yang ada. Lanjutnya, begitu juga dengan tambak ikan serta udang.
Baca Juga: Bupati Tangerang Sebut Rp13 Miliar Digelontorkan Untuk Penataan Kawasan Permukiman nelayan
“Kedepannya, nanti masih ada satu tahun lagi program bersama kita, untuk membangun pusat-pusat perekonomiannya. Nanti akan dibangun pasar ikan, kuliner, dan koperasi yang sudah berjalan akan dimaksimalkan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Rudi Maesal Rasyid menambahkan, bahwa pengembangbiakan udang vaname ini terbilang berhasil, karena hanya dalam waktu kurang lebih tiga bulan sudah bisa dipanen. Serta bobot udang pun terbilang besar.
“Udang-udang vaname ini bisa dipanen dengan kualitas yang baik. Pengembangbiakan udang vaname dengan metode yang tepat akan menghasilkan udang yang bagus-bagus,” pungkasnya. (alfian/aditya)
