SATELITNEWS.ID, SUKADIRI—Kompetisi sepakbola Tangerang Junior League (TJL) 2021 akan mulai digelar hari ini, Jumat (19/9). Untuk suksesnya pelaksanaan kompetisi pihak Askab PSSI Tangerang bekerjasama dengan Asosiasi Sekolah Sepakbola Kabupaten Tangerang (ASSKaT) menerapkan protokol kesehatan ketat dengan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi untuk peserta yang tampil di kejuaraan.
“Ini amanat dari Pak Bupati (A. Zaki Iskandar) yang meminta penerapan protokol kesehatan ketat buat peserta, beliau ingin peserta benar-benar terlindungi kesehatannya apalagi pesertanya adalah anak-anak dan remaja yang merupakan aset masa depan bangsa,” ucap Daniel Ramdani, Ketua Umum Askab PSSI Tangerang.
Sekretaris Askab PSSI Tangerang Reza Ibnu Malik mengatakan amanat Bupati Tangerang juga ditunjukkan Askab PSSI Tangerang dengan mengasuransikan peserta dengan BPJS Ketenagakerjaan. Dimana peserta yang mengalami cedera selama proses kegiatan baik saat latihan maupun pertandingan.
“Kita sedang bekerjasama dengan Ciputra Hospital untuk BPJS Tenagakerja untuk menangani 1.400 pemain yang akan tampil di TJL. Kami ingin faktor resiko cedera bisa tertangani dengan baik,” ujar Reza.
Selain dua hal tersebut, pihak Askab juga tengah merancang penayangan pertandingan lewat apilikasi youtube. Agenda kegiatan live streaming ini adalah untuk mengatasi tingginya animo masyarakat untuk menyaksikan langsung pertandingan ke 4 stadion mini yang menjadi venue pertandingan, termasuk Stadion Mini Petal di Sukadiri tempat pelaksanaan pembukaan.
“Karena izin kompetisi ini adalah tanpa penonton, jadi kami harap pendukung kedua tim dan masyarakat yang ingin menyaksikan pertandingan dapat melihatnya di tayangan live streaming youtube,” jelas Reza.
Lebih jauh Reza menyatakan acara pembukaan sore ini juga dihadiri undangan terbatas untuk memenuhi syarat protokol kesehatan. Pada pembukaan yang rencananya dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang H. Moch Maesyal Rasyid hanya dihadiri 100 orang termasuk pemain dan ofisial dari kedua tim.
“Kami menginginkan semua yang hadir terasuk peserta mentaati aturan yang ada di sekitar venue pertandingan, aturan yang kami pakai adalah yang biasa digunakan di Liga 1,” tegasnya.
Sementara itu dua tim yang bertanding pada laga pembukaan yakni Petal FC U-17 dan Pakuhaji Selection FC U-17 sama-sama menyatakan kesiapan dan target meraih kemenangan. Di kubu tuan rumah Ahmad Hadiyanto selaku manajer menegaskan meski buta lawan dan persiapan minim tak melunturkan target mereka untuk bisa menang atas Pakuhaji Selection FC U-17.
“Meski target kami di TJL kali ini hanya partisipasi namun kami ingin meraih kemenangan di laga perdana agar kami bisa lebih baik di pertandingan selanjutnya,” ucap Ahmad Hadiyanto.
Target yang sama dikemukakan Arif Rachman Hakim Manajer Pakuhaji Selection FC mengingat persiapan tim besutan Egi Hermawan sudah berjalan sebulan belakangan. “Ini kehormatan buat kami tampil di laga pembukaan, untuk itu kami ingin bisa mendulang poin penuh di pertandingan nanti. Kami optimis bisa mewujudkan hal tersebut,” tukas Arif. (jpg/gatot)