SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Ironis dan mengkhawatirkan bagi keselamatan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Perdana, di Kampung Babakan Kaweni, Desa Perdana, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang.
Menurut informasi yang dihimpun, kondisi bangunan, kayu penyangga atap dan plafon ruang kelas di sekolah tersebut, sudah rapuh.
Bahkan, lima hari lalu plafon di ruang kelas 5 ambruk. Namun hingga saat ini, terhitung dari tahun 2006 silam, belum juga mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pandeglang,. Dan belum ada tanda – tanda perbaikan.
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Perdana 3, Mulyadi, membenarkan kondisi bangunan di sekolah yang dipimpinnya itu sudah rusak parah. Terutama, dibagian atapnya.
“Kondisi yang rusak parah itu, ada empat ruang yakni, kelas 2, 3, 4 dan 5. Paling parah itu atapnya, karena sudah pada rapuh dan genting juga merosot,” aku Mulyadi, Senin (29/11/2021).
Menurutnya, kalau dilihat dari depan terlihat normal. Namun faktanya, kondisinya benar-benar sangat mengkhawatirkan keselamatan para siswanya. Sebab, bagian plafon sudah ambruk.
“Parah sekali. Saking rapuhnya, plafonya ambruk. Alhamdulillah, waktu kejadian itu anak-anak lagi istirahat, yang di dalam ruangan itu hanya ada dua orang saja. Terakhir dibangun sekitar tahun 2006 silam, sudah lama sekali,” tambahnya.
Sebetulnya kata Mulyadi, pihaknya juga sudah lama melaporkan kondisi tersebut ke Dindikbud Pandeglang. Namun hingga saat ini, belum ada tindaklanjut untuk pembangunan.
“Sudah dilaporkan. Mereka (Dindikbud,red) juga ada respon. Mungkin akan ada tindaklanjut, tapi entah kapan. Harapan kami sih secepatnya dilakukan pembangunan lagi, karena rusaknya sudah parah,” pungkasnya.
Untuk mengantisipasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan tambahnya, para siswa yang jumlah totalnya ada sebanyak 110 siswa, melaksanakan kegiatan belajarnya secara bergantian menggunakan ruang perpustakaan dan ruang kelas 6.
“Kami gunakan perpustakaan dan ruang kelas 6. Jadi belajarnya bergantian saja, pagi kelas rendah (kelas 1-3,red) dan siang kelas tinggi (kelas 4-6,red),” tandasnya. (nipal)