SATELIT NEWS.ID, LEBAK–Sejak jadi sorotan oleh Presiden Joko Widodo beberapa bulan lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak terus menggencarkan kegiatan vaksinasi.
Hasilnya per tanggal 1 Desember 2021, sudah mencapai 59.76 persen atau sekitar 636.464 jiwa yang menjalani suntikan cairan untuk meningkatkan imun tubuh manusia tersebut, sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Lebak, Dodi Irawan mengatakan, cakupan vaksinasi yang per tanggal 1 Desember 2021 diangka 59.76 persen itu, tidak terlepas kerja keras semua elemen dan dukungan masyarakat.
“Per tanggal 1 Desember 2021, angkanya sudah mencapai 59.76 persen atau sekitar 636.464 jiwa, berdasarkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Lebak yang menjalani vaksin dosis 1,” kata Dodi, kepada SatelitNews.Id. “Sementara, untuk dosis ke 2 angkanya sudah mencapai 31.58 persen atau sekitar 336.319 jiwa ber KTP Lebak,” timpalnya.
Kata Dodi, data cakupan vaksin itu sifatnya masih bisa berubah. Sebab, hingga saat ini vaksinasi terus dilakukan, baik di perkotaan maupun ke tingkat desa. Bahkan, dilakukan secara door to door kepada masyarakat. “Itu data bergerak, jadi masih bisa berubah. Apalagi kegiatan vaksin terus dilakukan di berbagai wilayah,” ujar Dodi.
Dengan capaian vaksinasi (59.76 persen) Dodi berharap, peran masyarakat untuk mau divaksin bisa terus meningkat. Dengan vaksinasi ini, semoga penyebaran Covid-19 bisa terus ditekan, dan Kabupaten Lebak masuk zona hijau. “Jangan takut untuk divaksin, karena cairan vaksin tersebut aman untuk meningkatkan imun tubuh manusia. Jadi saya harap, masyarakat bisa divaksin sesuai anjuran tim medis yang melakukan tensi kepada masyarakat,” terangnya.
Kabupaten Lebak, saat ini secara penyebarannya berada di zona hijau. Cara menekan sebaran yakni, tingkatkan terus penggunaan protokol kesehatan seperti jaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan di air mengalir, jauhi kerumunan dan kurangi mobilitas di luar rumah, dan jangan lupa untuk divaksin. “Dengan modal menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Ekonomi masyarakat akan pulih kembali,” imbuhnya.
Juru Bicara Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, membenarkan cakupan vaksin di Lebak sudah mencapai 59.76 persen.
Ia-pun berharap, selain mau divaksin masyarakat harus tetap meningkatkan protokol kesehatan. “Target sampai akhir tahun, 70 persen. Dengan trend sekarang dan medis yang terus melakukan door to door, target tersebut bisa direalisasikan,” pungkasnya. “Saat ini kembali ramai bereder varian baru Covid-19, yakni Omicron. Masyarakat diminta untuk tenang, dan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagai dasar untuk menangkal virus tersebut,” timpalnya. (mulyana/mardiana)