SATELITNEWS.ID, SLEMAN—Persita Tangerang harus melupakan hasil buruk untuk kembali bangkit pada pertandingan berikutnya. Pendekar memiliki kesempatan menebus kekalahan 2-0 dari Persik Kediri pekan lalu ketika menjamu PSIS Semarang yang sedang goyah, Selasa (7/12) magrib di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.
Pelatih Kepala Persita Widodo Cahyono Putro mengatakan Pendekar Cisadane tak gentar menghadapi PSIS Semarang. Sejumlah evaluasi pun sudah dilakukan sejak pekan lalu untuk mendapatkan hasil maksimal pekan ini.
Menurut Widodo, hanya ada satu pemain yang dipastikan absen pada laga kontra PSIS. Center back Herwin Tri Saputra tak bia bermain karena terkena sanksi dari kartu merah yang diterimanya pekan lalu. Sementara yang lain dalam kondisi fit.
“Yang jelas pasti adalah Herwin ya yang akumulasi kartu kemarin. Terus kita akan melihat perkembangannya Kevin sampai besok pagi. Jadi saya kira itu. Yang lain saya harapkan bisa sehat untuk pertandingan,” kata Widodo.
Widodo mengatakan telah mengantisipasi PSIS yang sekarang dihuni banyak pemain muda. Para pemain energik itu akan diredam dengan persiapan matang yang telah dilakukan.
“PSIS ini kan memang dihuni pemain-pemain muda. Pemain-pemain muda yang sungguh energik. Tapi kita sudah siap dengan persiapan matang dengan PSIS untuk pertandingan besok. Saya kira taktikal apa kan saya kira tidak etis kalau diungkap di media sini kan. Jadi yang terpenting kami sudah paham dengan karakteristik permainan PSIS,”ungkapnya.
Widodo mengungkapkan di tangan Imran Nahumarury, permainan PSIS saat ini sangat positif. Meski begitu, antisipasi tentu sudah disiapkan oleh Persita.
“Ya yang pasti PSIS ini kan dihuni dan jalan permainannya saya kira positif, positive play, sering memainkan bola ke depan dan itu yang harus kita antisipasi. Dan tentu Coach Imran juga, mereka paham dengan pemain-pemain lokal. Jadi mungkin apa yang dibicarakan, taktikal yang dibangun Coach Imran pasti cepat ditangkap oleh pemain-pemain itu sendiri,” tambah Widodo.
Di skuad lawan dipastikan Wallace Costa akan absen. Namun Widodo tidak menganggap hal tersebut sebagai keuntungan berarti untuk timnya.
Sementara itu, perwakilan pemain, Alta Ballah menyebut ia dan rekan-rekannya sudah melupakan kekalahan pekan lalu dan siap menghadapi pertandingan.
“Untuk persiapan besok ya kami sudah siap ya. Pelatih sudah mengevalusi semua untuk pertandingan nanti. Jadi pemain siap fokus untuk pertandingan selanjutnya melawan PSIS Semarang,” ujar putra dari pesepak bola Anthony Jomah Ballah ini.
Alta pun secara pribadi terus berbenah di tiap pertandingan untuk mencapai performa terbaiknya.
“Kalau saya kan saya sering bicara juga sama tim pelatih tentang kekurangan saya selama bermain di musim ini, sudah sering didiskusiin sih. Cuma ya Alta kan masih muda, jadi masih bisa untuk berbenah. Banyak kesempatan juga yang diberikan pelatih,”tutupnya.
Sementara itu, PSIS Semarang menorehkan hasil minor di dua laga terakhirnya. Untuk itu Laskar Mahesa Jenar bertekad bangkit dan meraih kemenangan.
Pelatih PSIS Semarang Imran Nahumarury pun telah menyiapkan strategi jitu yang siap diaplikasikan saat kontra Pendekar Cisadane. Imran Nahumarury telah menuangkan strategi tersebut dalam sesi latihan memanfaatkan jeda pertandingan. Membangun mental pemenang setelah imbang dari Bhayangkara FC dan kalah dari PSS Sleman adalah satu menu yang diberikan
“Kami sudah evaluasi permainan sebelumnya, kelemahan-kelemahan tim juga kami sudah perbaiki,” kata Imran Nahumarury (gatot)