SATELITNEWS.ID, SERANG–Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, akan mengadakan pagelaran wayang garing dihadapan para mahasiswa dan guru kesenian. Karena keberadaan warisan budaya tak benda tersebut, saat ini nyaris punah lantaran tidak ada penerusnya.
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dindikbud Kabupaten Serang, Beni Kusnandar mengatakan, wayang garing merupakan salah satu kearifan lokal yang sudah ditetapkan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah. Keberadaan kesenian wayang garing ini, disinyalir dari berbagai sumber hanya ada di Kabupaten Serang, bahkan di Indonesia. Namun sekarang kondisinya nyaris punah.
“Kami koordinasi dengan wilayah setempat di Carenang (tempat berada pelaku seni wayang garing-red), dengan para pengawas dan guru kesenian ternyata memang nyaris tidak ada penerusnya, walaupun anaknya sendiri,” kata Beni, Rabu (29/12/2021).
Kata Beni, dari penuturan dalang dan anaknya, karena kebutuhan ekonomi dan tidak memiliki rasa keinginan untuk mempelajari. Sehingga tidak ada penerus, sementara saat ini usia dalang yang merupakan satu satunya pelaku seni wayang garing usianya sudah mencapai 80 tahun.
Oleh karena itu, Beni mengaku agar wayang garing ini ada penerusanya maka pihaknya akan mengadakan pagelaran. Wayang garing ini akan dipentaskan dihadapan mahasiswa yang belajar di seni pertunjukan Untirta dan guru guru kesenian.
“Agar mereka bisa berapresiasi, kita akan coba bawa pak Kajali (Dalang Wayang Garing) untuk pentas di Dinas Pendidikan,” tuturnya.
Menurut Beni, wayang garing ini sangat menarik. Karena memiliki nilai sejarah sama dengan seperti kesenian lain yang berkembang di tataran wilayah Pantai Utara Kabupaten Serang.
“Artinya ini ada kaitan dengan penyebaran agama islam, saya pernah tanya dengan dalangnya, beliau bicara memang dari orang tuanya turun temurun, tetapi kalau fungsi wayang sendiri bagaimana mau dibicarakan apapun fungsinya memberikan pemahaman edukasi untuk masyarakat melalui ceritanya, melalui gayanya,” ujarnya.
Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan Kesenian Dindikbud Kabupaten Serang, Syarip Hidayat menambahkan, wayang garing ini merupakan salah satu kearifan lokal Kabupaten Serang. Namun dalam hal ini pihaknya juga ingin membantu orang yang sudah berjuang dibidang kebudayaan pengembangan seni tradisional wayang garing.
Apalagi kebetulan pelaku seni tersebut sekarang masa pemulihan dari sakit. “Mudah – mudahan, kami bisa membantu beliau, paling tidak berobat. Kemudian yang kedua dari sisi kebudayaan,” imbuhnya. (sidik)