SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Untuk memastikan situasi dan kondisi warganya paska gempa mag 6,6 lalu, Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban, terjun langsung ke dua Kecamatan yakni, Kecamatan Mandalawangi dan Jiput, Sabtu (15/1/2022).
Dalam kesempatannya itu, selain memastikan kesehatan warganya, Tanto juga memberikan bantuan kebutuhan pangan dan kebutuhan non pangan.
“Alhamdulillah, Aa (Tanto,red) langsung terjun ke Kecamatan Mandalawangi dan Jiput, untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat. Aa juga bawa bantuan paket sembako, paket alat dapur, foodware, velbed dan karpet lipat,” kata Tanto, Minggu (16/1/2022).
Menurutnya, bantuan pangan sangat penting dan harus diutamakan. Karena khawatir, warga kesulitan mendapatkan kebutuhan makanan sehari-hari. Setelah itu, pihaknya bakal fokus memberikan bantuan untuk kerusakan rumah.
“Bantuan ini untuk sementara waktu, yang dapat langsung dipakai oleh warga. Terkait kerusakan rumah akibat gempa, kami masih terus melakukan pendataan, hingga benar-benar semua kerusakan rumah warga dan fasilitas umum terdata secara akurat,” tambahnya.
Sejauh ini kata Tanto, bukan hanya Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang saja yang fokus tanggap terhadap bencana tersebut. Namun, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan Pemerintah Pusat, juga ikut turun tangan.
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
“Pemerintah Pusat dan Provinsi, akan ikut membantu penanggulangan bencana. Bahkan melalui BNPB, Pemerintah Pusat sudah memberikan Dana Siap Pakai sebesar Rp 500 juta, serta bantuan logistik,” pungkasnya.
Ia berharap, masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan, baik ringan, sedang dan berat, agar bersabar. “Pasti Pemerintah hadir untuk membantu. Saat ini kita sedang fokus memenuhi kebutuhan pangan terlebih dahulu,” tandasnya.
Terpisah, Sekretaris Kecamatan Jiput, Muhtar menambahkan, kurang lebih ada 167 rumah yang rusak, tersebar di 7 desa yaitu Jiput, Sukacai, Banyuresmi, Sikulan, Sukamanah, Jayamekar, Citaman.
“Ada 167 rumah, terdiri dari rusak berat 15 unit, 41 unit rusak sedang, dan 111 unit rusak ringan. Desa yang banyak terdampak, di Sikulan sebanyak 61 rumah, Citaman 42 rumah, Jiput 6 rumah, Sukacai 7 rumah, Banyuresmi 1 rumah, Jayamekar 27 rumah, dan Sukamanah 23 rumah,” papar Camat. (nipal)
























