SATELITNEWS.ID, SERANG – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Ahmadi, meminta Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) didata ulang.
Karena sampai saat ini, masih banyak rutilahu yang belum masuk data untuk mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang.
Ahmadi mengatakan, berdasarkan laporan Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Tata Bangunan (DPKPTB) Kabupaten Serang, jumlah rutilahu yang akan mendapat bantuan dari Pemkab Serang saat ini tinggal tersisa sedikit lagi.
Jumlah tersebut merupakan data tahun 2018. Namun demikian jika melihat kondisi di lapangan, kata Ahmadi, kenyataannya masih banyak rutilahu yang belum terdata.
“Contoh Kecamatan Ciruas, kalau tidak salah tinggal sisa 7 rumah yang belum diperbaiki, itu data 2018, tapi ternyata masih banyak (belum masuk data yang akan mendapat bantuan perbaikan,red)” kata Ahmadi, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (2/2/2022).
Politisi Partai Nasdem ini mengungkapkan, proses pendataan dapat segera dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang.
Baca Juga: RDP Penanganan Bencana, Komisi IV DPRD Kabupaten Serang Kritisi Langkah OPD
Menurutnya, jika sekiranya masih ada rutilahu yang belum masuk data, dan tidak mampu agar dimasukan ke dalam data penerima bantuan.
“Saya pun waktu itu pernah ketemu dengan Sekretaris Dinas Sosial, suruh mendata ulang, artinya yang sekiranya belum masuk pada orang orang yang tidak mampu dalam hal rutilahu. Supaya Dinas Perkim bisa segera membangun,” tuturnya.
Ahmadi pun mendorong, Dinas Sosial (Dinsos) dan DPKPTB Kabupaten Serang untuk terus fokus pada penanganan rutilahu tersebut.
Karena menurutnya, tidak sedikit aspirasi dari masyarakat yang masuk ke dirinya soal rutilahu tersebut. (sidik)
























