Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Headline

Orderan Meningkat saat Covid-19 Mewabah

Melihat Pembuatan Peti Mati di Kota Tangerang

Oleh Deddy Maqsudi
Kamis, 26 Mar 2020 15:34 WIB
Rubrik Headline
Orderan Meningkat saat Covid-19 Mewabah

BERKAH: Saring Siswanto dibantu seorang rekannya tengah menyelesaikan pemesanan peti mati di Jalan TMP Taruna, Kota Tangerang, kemarin. (IRFAN MAULANA/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Pemerintah daerah se-Tangerang Raya telah meningkatkan status kejadian luar biasa (KLB) menjadi tanggap darurat bencana non alam. Hal tersebut menyusul semakin banyaknya pasien yang Positif Covid-19, oleh karenanya Tangerang Raya masuk dalam Zona Merah.

Di tengah-tengah mewabahnya Covid-19 tak melulu merugikan. Bagi sebagian orang, bencana ini malah menjadi tambang emas. Seperti yang dialami Saring Siswanto, seorang pengrajin peti mati di Kota Tangerang, tepatnya di Jalan TMP Taruna. Diakuinya, selama Covid-19 mewabah, jumlah pemesan peti mati mengalamai peningkatan.

Tak jauh dari Museum Juang Daan Mogot terdapat 1 tempat yang memproduksi peti mati. Lokasinya sedikit tertutup. Luasnya hanya sekitar 5×6 meter. Sekilas tempat tersebut seperti gudang penyimpanan saja. Penampakkannya usang tanpa ada sanggahan beton, hanya bilik triplek dan kayu. Namun, bila dilihat hingga dalam baru dapat menyadari kalau itu merupakan tempat pembuatan peti mati.

Kemarin, Satelit News mencoba menyambangi lokasi tersebut. Saat itu terdapat seorang pria paru baya tengah membuat pesanan peti mati. Dia adalah Saring Siswanto. Pria 51 tahun ini memang terbiasa memproduksi peti mati, meski kini dibantu rekannya, yakni Nur Ali yang berprofesi sebagai sopir ambulance. “Saya kerjakan sendiri mulai dari design. Tapi kadang ada yang bantu, tapi juga gak setiap hari. Kadang dia (Nur Ali) bantu sebisa dia saja,” ujarnya sembari mengerjakan peti mati yang hampir jadi, Rabu, (25/3).

Saring meengungkapkan kalau ada lonjakan permintaan peri mati selama Covid-19 mewabah, yang otomatis membuat pendapatannya pun bertambah. Biasanya, Saring hanya mendapat permintaan 1 kali dalam seminggu atau mungkin tidak sama sekali. “Tergantung permintaan saja,” imbuhnya.

Sudah tiga hari ini dia mendapat pesanan 10 peti mati. Menurut Saring, pesanan peti mati itu akan digunakan sebagai stok rumah sakit di wilayah Banten untuk pasien yang meninggal karena Covid-19. Hal tersebut dia ungkapkan karena sebelum memesan, pihak rumah sakit telah melakukan koordinasi terkait kegunaan pati mati untuk pasien.

BeritaTerbaru

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

KPK Imbau Pemda Setop Beri Dana Hibah ke Instansi Vertikal, Ini Respons Wakil Wali kota Tangerang

Selasa, 19 Mei 2026 13:54 WIB
IMG-20260519-WA0005

Panjul, Sapi Berbobot 1 Ton Milik Presiden Prabowo Dikurbankan di Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 12:13 WIB
Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan

Parkir Liar Taman Elektrik Kota Tangerang Dikeluhkan, Pemkot Didorong Lakukan Operasi Gabungan

Selasa, 19 Mei 2026 09:15 WIB
Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Warga Cipeucang Keberatan Harga Pembebasan Lahan untuk PSEL Tangsel

Selasa, 19 Mei 2026 09:08 WIB

“Kan sebelum saya buat mereka (pemesan) memberitahu peti matinya untuk jenazah apa? Jadi saya bisa tahu dari sana. Pihak rumah sakit bilang untuk itu (jenazah Covid-19),” ungkapnya.

Harga yang dia tawarkan untuk 1 peti mati bervariasi. Khusus untuk jenazah karena virus dihargai mulai 1,8 hingga 2 juta rupiah, tergantung dari motifnya. Sementara peti untuk jenazah biasa dihargai 1,5 sampai 1,7 juta rupiah.

Bahan utama yang digunakan sebenarnya sama dengan peti mati lain, yakni kayu triplek ukuran 8 inchi. Hanya saja, kalau peti mati yang digunakan untuk jenazah terkena virus ditambahkan dengan alumunium dengan ketebalan 5 sampai 8 milimeter.

“Sama panjangnya juga 190 sampai 200 centimeter, menyesuaikan dengan pesanan juga. Kalau pakai alumunium foil kan kedap, nanti mungkin mayatnya dibungkus lagi dengan plastik,” ujar Saring.

Namun, dirinya juga menerima pesanan untuk jenazah anak kecil dengan harga 700 sampai 800 ribu rupiah. “Semua tergantung pesanan, mereka mau seperti apa saja usahakan,” jelas Saring.

Saring ibarat agen peti mati. Pasalnya, dia tak memasarkan langsung barang dagangannya itu, melainkan melalui tangan kedua. Biasanya dia mendapat pesanan dari perantara sopir ambulance yang sengaja memasarkan ke konsumen atau pihak rumah sakit sebagai persediaan. “Tidak enak kalau saya pasarkan langsung, bagi-bagi rezeki. Dia yang pasarkan (sopir ambulance), saya yang buat. Dari awal saya buat juga seperti itu,” katanya.

Sepuluh tahun sudah dia menjalani profesi sebagai pengrajin peti mati. Dimulai sejak 2010. Awalnya Saring juga berprofesi sebagai sopir ambulance. Mulanya, dia berfikir membuat peti mati hanya iseng saja, dari pemesan yang ingin membuat peti mati. Seiring berjalannya waktu, dia memutuskan berhenti dari profesi sebelumnya dan fokus menjadi pengrajin peti mati. “Iseng saja saya bisa buat. Saya tawarkan ke pelanggan. Mungkin karena harganya murah juga,” ujar Saring.

Pucuk di cinta ulam pun tiba. Rekan Saring yang berprofesi sebagai sopir ambulance pun tiba. Nur Ali baru saja tiba usai mengantar pesanan peti mati di salah satu rumah sakit di Kota Serang.

Senada dengan Saring, Ali juga merasakan peningkatan pemensan peti mati. “Alhamdulilah lumayan untuk tambah-tambahan di rumah. Dia (Saring) jual segitu saya jual segini,” ungkapnya.

Saat ini, konsumennya baru sekitaran wilayah Banten saja. “Di Tangsel (Kota Tangerang Selatan) sekarang sudah mesan 6, terus Banten 4,” ujar Ali.

Hingga berita ini ditulis jumlah penderita positif corona atau Covid-19 di Banten terus mengalami peningkatan. Terkini jumlahnya mencapai 44 orang dengan empat pasien di antaranya meninggal.

Sebaran positif corona di Banten hanya berada di tiga wilayah, yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. Berdasarkan laman resmi infocorona.bantenprov.go.id yang diperbaharui Selasa (24/3) pasien positif corona paling banyak berada di Kabupaten Tangerang sebanyak 15 orang yang masih dirawat, dan satu sembuh, total 16 pasien.

Kemudian Kota Tangerang Selatan 13 pasien masih dirawat dan tiga orang meninggal, total 16. Sementara Kota Tangerang terdapat 11 pasien positif dan satu pasien meninggal. Total pasien positif corona di Banten sebanyak 44 orang, di mana 39 masih dirawat, 4 meninggal dan satu sembuh.

Selain pasien positif, di Banten juga terdapat pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 158 orang, di mana 142 masih dirawat dan 16 sembuh. Sementara orang dalam pengawasan (ODP) sebanyak 964 dengan rincian 839 masih dipantau, 125 dinyatakan sembuh. ODP tersebar di 8 kabupaten dan kota seluruh Banten. (irfan/dm)

Tags: Covid-19dampak coronakota tangerangpembuatan peti mativirus corona
Share1TweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Desak Perda Truk Tambang
Headline

Geruduk DPRD Kabupaten Tangerang, Mahasiswa Desak Perda Truk Tambang

Selasa, 19 Mei 2026 06:32 WIB
Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi
Headline

Child Grooming Berawal dari Saluran WA, SMK Letris Pamulang Ungkap Kronologi

Selasa, 19 Mei 2026 06:28 WIB
Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah
Banten Region

Pemkab Lebak Keluarkan Surat Edaran, ASN Wajib Pilah Sampah

Senin, 18 Mei 2026 19:57 WIB
Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta
Headline

Diduga Hendak Berangkat Haji Nonprosedural, 32 Orang Dicegah Melalui Bandara Soetta

Senin, 18 Mei 2026 18:51 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
TAMBANG ILEGAL : Tambang ilegal masih beroperasi diwilayah selatan selatan Kabupaten Lebak, teparltnya diwilayah perbatasan dengan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. (ISTIMEWA)
Banten Region

Rencana Kenaikan Pajak MBLB Didukung, Pemprov Banten Diminta Benahi Tata Kelolanya

Senin, 18 Mei 2026 13:59 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Bournemouth vs Manchester City, Memburu Target Besar

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Bendungan Polor Hambat Debit Air, DPUPR Kota Tangerang Dukung Rencana Evaluasi

Kamis, 14 Mei 2026 12:13 WIB
DKP Kota Tangerang Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

DKP Kota Tangerang Intensifkan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban

Senin, 18 Mei 2026 08:25 WIB
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, saat membuka acara Peringatan Milad ke-20 Persatuan Guru Madrasah Indonesia Raya (PGMI Raya) Kabupaten Serang tahun 2026, di Gedung Serba Guna Pondok Pesantren (Ponpes) Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Sabtu (16/5/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Zakiyah Naikkan 50 Persen Insentif Guru Madrasah dan Guru Ngaji

Minggu, 17 Mei 2026 18:56 WIB
IMG-20260514-WA0022

Polsek Cikeusal Amankan Miras dari Warung dan Kios

Kamis, 14 Mei 2026 13:22 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.