SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pengcab PJSI Kabupaten Tangerang menurunkan 25 atlet pada ajang Kejurda Judo Banten tahun 2022 di GOR Patriot KONI Banten, Cipocok Jaya, Kota Serang, 4-6 Maret mendatang. Puluhan judoka itu akan ambil bagian dalam tiga kategori usia yang dipertandingkan yakni senior, junior dan kadet.
Sebanyak 14 atlet senior, 4 atlet junior dan 7 atlet kadet diharapkan menunjukkan kemampuan terbaik setelah berlatih keras selama ini. Harapan itu diungkapkan pelatih judo Kabupaten Tangerang Haerviner karena ajang kali ini akan dipakai sebagai evaluasi untuk tampil di dua even besar di Propinsi Banten yakni Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) yang akan digelar Juni 2022 dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang rencananya dilaksanakan pada November.
“Kami akan mengevaluasi apa saja kekurangan yang ada untuk diperbaiki sebelum pelaksanaan Popda maupun Porprov, harapannya tentu saja kami bisa mendulang gelar juara umum pada dua even tersebut,” jelas Haerviner.
Misi mempertahankan juara umum merupakan tugas berat untuk Pengcab PJSI Kabupaten Tangerang pimpinan Muhammad Bayuni. Mengingat, saat ini semua daerah juga sudah bersiap menghadapi dua even tersebut. Namun dari persiapan yang telah dilakukan kabupaten dan kota di Banten, Haerviner menilai Kota Tangerang menjadi lawan terberat untuk meraih juara umum.
Hal itu dikemukakan Haerviner karena tuan rumah Porprov itu kekuatannya bertambah dengan kehadiran beberapa atlet dari daerah lain. Namun demikian, wanita yang juga wasit dan juri judo tersebut kekuatan yang ada saat ini masih mampu mengimbangi kekuatan pejudo anyar Kota Tangerang.
“Pada Kejurda kali ini kami juga ingin memetakan kekuatan lawan agar kami bisa melakukan pembenahan pada kelas yang akan diisi oleh pejudo kita baik untuk Popda maupun Porprov,” ujar Haerviner.
Bayuni, Ketua Pengcab PJSI Kabupaten Tangerang menyatakan rasa percaya diri pejudo binaannya bisa menghasilkan prestasi terbaik pada Kejurda kali ini. Hal ini lantaran persiapan yang dilakukan sudah cukup baik selama ini.
“Apalagi buat pejudo kadet dan junior yang sudah lama menanti kejuaraan setelah Popda diundur 2 tahuan setelah tahun 2020 batal digelar. Mudah-mudahan prediksi saya ini bisa dipenuhi pejudo Kabupaten Tangerang,” tutup Bayuni. (jpc/gatot)