SATELITNEWS.ID, LEBAK–Enam orang wisatawan asal Jakarta Timur, terseret ombak Pantai Ciantir Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.
Dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (27/2), lima diantaranya berhasil diselamatkan. Sayangnya, satu orang lainnya, Ai Pamungkas (17), dilaporkan hilang dan hingga saat ini (Senin,28/2) belum ditemukan atau masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Informasi yang dihimpun, kejadian laka laut pada libur panjang itu bermula, saat enam orang wisatawan asal Jakarta Timur yakni Putra Bagus Nandra (15), Nurdiansyah (14), Revan Bintang (14), Eka Ramadani (16), Muhammad Novrizal (15, dan Ai Pamungkas (17), tiba di Pantai Ciantir Sawarna, Sabtu, 26 Februari 2022 sekitar pukul 16.00 WIB dan menginap di pantai setempat.
Keesokan harinya, Minggu (27/2/2022) mereka berenang, sempat mendapat imbauan dari petugas Lifeguard, agar tidak berenang di pagi hari itu, entah mengapa mereka kembali berenang ketika petugas tidak ada. Insiden terseret ombak pun tak bisa dihindarkan lima berhasil diselamatkan sementara Ai Pamungkas, hingga saat ini belum ditemukan.
“Keenam remaja tersebut terseret ombak saat berenang di pantai. Lima orang berhasil diselamatkan, sementara satu orang bernama Ai Pamungkas (17) hilang belum ditemukan,” kata Koordinator Badan Penyelemat Wisata Tirta (Balawista) Lebak, Rendy Maulana, saat dihubungi melalui telepon selulernya oleh Satelit News, Senin (28/2).
Rombongan pelajar yang tiba di Sawarna pada Sabtu itu, kata Rendy, petugas sudah mengimbau agar tidak berenang area berbahaya. Namun, keenamnya kembali turun ke air dan tanpa disadari terseret arus.
Baca Juga: Hari Ketiga Pencarian, Remaja Tenggelam di Sungai Ciujung Lebak Ditemukan Meninggal
“Tim lifeguard dengan cepat berusaha menyelamatkan. Lima orang terselamatkan, tetapi satu orang dinyatakan hilang dan belum ditemukan,” ujar Rendy.
Tim SAR terdiri dari Balawista, SAR Banten, TNI Polri dibantu masyarakat terus melakukan pencarian dengan menyisir pesisir pantai. Namun hingga saat ini belum juga ditemukan.
“Belum ditemukan, tapi pencarian akan terus dilakukan,” tegas Rendy.
Saat disinggung ada kendala dalam melakukan pencarian korban? Rendy mengaku sejauh ini kendalanya hanya cuaca saja, tapi petugas belum bisa melakukan pencarian ke tengah laut.
“Kita saat ini masih pokus melakukan pencarian di pesisir pantai. Belum bisa melakukan pencarian ke tengah laut. Karena cuaca belum mendukung,” imbuhnya.
Pegiat wisata Kecamatan Bayah, Erwin Komara Sukma mengatakan, masyarakat yang akan melakukan hiburan ke pantai Sawarna untuk selalu waspada dan bisa mematuhi imbauan petugas. Sebab, saat ini cuaca di wilayah Lebak Selatan belum bersahabat.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Nyatakan DOB Cilangkahan Paling Siap
“Kepada pelancong ketika bermain di pantai atau ke tempat wisata lainnya untuk selalu mematuhi imbauan petugas. Jangan sampai mengabaikan keselamatan diri sendiri atau orang klain,” pungkasnya. (mulyana/mardiana)
